Lalai Saat Bakar Sampah, Bengkel Tambal Ban di Kayuagung Hangus Terbakar

134

OGAN KOMERING ILIR, BERITAANDA – Dalam keadaan kosong, sebuah bengkel sekaligus usaha tambal ban yang berada di Jalan Muchtar Saleh, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) hangus terbakar pada Rabu (11/6/2025) sekitar pukul 15.30 WIB.

Peristiwa tersebut sontak menarik perhatian masyarakat, karena lokasi kebakaran berada di pinggir jalan. Terlebih, api membumbung tinggi sehingga dikhawatirkan akan menjalar ke bangunan pertokoan lain disekitarnya.

Kebakaran yang menghanguskan tempat usaha tersebut diduga berasal dari pembakaran sampah yang berada disebelah bangunan. Disamping bengkel tersebut memang terdapat lahan kosong yang kerap digunakan untuk membakar sampah.

Beruntung dalam peristiwa kebakaran ini, tim Pemadam Kebakaran (Damkar) OKI langsung tiba di lokasi untuk memadamkan api. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Kasat Pol PP dan Damkar Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Hilwen SH melalui Kepala Bidang Damkar, M. Yusuf mengatakan, bahwa saat kejadian, bengkel tambal ban tersebut dalam keadaan kosong atau tutup.

“Pertama kali kami menerima laporan kebakaran dari Kadin Dishub OKI via telepon, lalu anggota langsung menuju lokasi. Sumber api berasal dari pembakaran sampah yang menjalar ke dinding bangunan bengkel, karena disamping bengkel ini memang tanah kosong yang sering digunakan untuk membakar sampah,” jelasnya.

Sebanyak 11 personel Damkar bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan pemadaman. Yusuf menambahkan, saat petugas tiba, api sudah membumbung tinggi namun berhasil segera dikendalikan. Sekitar 40 menit kemudian, api berhasil dipadamkan dan tidak menjalar ke bangunan toko lainnya di sekitar lokasi.

“Damkar OKI menurunkan dua unit mobil pemadam, yaitu mobil jenis fuso dan truk. Bangunan bengkel dan usaha tambal ban ini yang berada di Kelurahan Mangunjaya RT 04, Kecamatan Kayuagung, memang seluruhnya terbuat dari kayu atau papan, sehingga sangat mudah terbakar,” terangnya.

Masih kata Yusuf, saat ini sudah memasuki musim kemarau, sehingga masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati apabila meninggalkan rumah atau tempat usaha, karena risiko kebakaran meningkat akibat berbagai faktor.

“Jadi selalu periksa kembali kompor, listrik, dan lainnya apabila hendak keluar rumah. Termasuk saat hendak membakar sampah, sebaiknya ditunggui hingga selesai,” ujarnya.

“Beruntung dalam peristiwa kebakaran bengkel milik Madi, warga Desa Celikah ini, tidak ada korban jiwa dan api tidak menjalar ke toko lainnya,” tambahnya. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda