Lagi, Bupati Tapsel Lantik Pejabat Eselon

1128

TAPSEL-SUMUT, BERITAANDA – Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Syahrul M. Pasaribu kembali melantik pejabat eselon II, III, dan IV, di aula kantor bupati setempat, Jalan Prof. Lafran Pane, Sipirok, Kamis (15/8/2019). Ada 19 pejabat eselon II, III dan IV dilantik.

Dari 19 orang tersebut, 3 diantaranya adalah pejabat eselon II yang juga hasil assesmen yaitu Parlindungan sebagai Kadis Kependukan dan Pencatatan Sipil, Ahmad Suaib Harianja sebagai Kaban BKD dan Achmad Raja Nasution sebagai Kadis Perdagangan dan Koperasi UKM.

Kemudian, 3 orang berikutnya pejabat eselon III yaitu Muhd Ali Syahruddin sebagai Irban Wil. IV pada Inspektorat, Nur Aini Dewi sebagai Kabid Sumber Daya dan Kominfo pada Dinas Kominfo dan Mikra Adelina sebagai Kabid SDM dan Sosbud pada Bappeda.

13 orang lainnya merupakan pejabat eselon IV. Mereka adalah Pasaribu Arlan Budi (Kasi Pembangunan dan Rehab Irigasi-Dinas PUPR), Dasniar Elidawati Siregar (Kasi Pindah Datang Penduduk-Dinas Dukcapil), Dudi Komarudi (Pj. Kasi SIAK-Dinas Dukcapil), Halmidayati Dongoran (Pj. Kasi Perkawinan dan Perceraian-Dinas Dukcapil).

Berikutnya, Muhammad Hakim (Lurah Pintu Padang I), Abd Manahan Hamonangan Siregar (Lurah Arse Nauli), Parimpunan (Pj. Lurah Baringin), Siti Nurbaya Tumanggor (Pj. Kasubbag Umum dan Kepegawaian-Dinas Ketapang), Sri Sarlena Utami Harahap (Pj. Kasi Keamanan Pangan-Dinas Ketapang).

Terakhir, Dian Handaka (Kasi Pelaksana Pencegahan, Peningkatan Kualitas Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh-Dinas PR dan Kawasan Permukiman), Pestauli Sihombing (Pj. Kasi Kesetaraan Gender Bidang Kualitas Keluarga-Dinas PPPA), Rudian Hari (Pj. Kasubbag Adm dan Pemdes-Bagian Pemerintahan dan Otda), dan Marwansyah Parlindungan (Kasi Kesehatan dan Kesejahteraan Anak-Dinas PPPA).

Bupati Tapsel H. Syahrul M. Pasaribu menyebut, pelantikan ini merupakan konsolidasi birokrasi di lingkungan pemkab. Apalagi, tuntutan birokrasi kekinian semakin kuat dan aktif, serta butuh kompetensi keahlian.

“ASN yang baru dilantik harus bisa meningkatkan kompetensi indikator kinerja utama seraya memahami tupoksi masing-masing. Dan, teruslah belajar dengan menyelaraskan pengetahuan akan peraturan yang setiap saat bisa saja berubah, seperti halnya IT,” ujarnya.

Khusus pejabat eselon II, bupati pun menekankan, dalam menjalankan roda kepemimpinan di SKPD harus mampu menampilkan kualitas hasil capaian kinerjanya. Terlebih mengingat pejabat itu dipilih sesuai hasil asesmen yang semua mekanismenya sudah berubah. (Anwar)

Bagaimana Menurut Anda