Korban Banjir Bandang NTT Berbondong-bondong Berobat di RS Lapangan Korps Marinir TNI AL

49

LEMBATA-NTT, BERITAANDA – Hari pertama semenjak berdirinya rumah sakit lapangan dari Batalyon Kesehatan 1 Marinir TNI AL, para korban bencana banjir bandang yang mengungsi di SMP Negeri 1 Nubatukan mulai berdatangan untuk berobat dan memeriksakan diri di RS lapangan Korps Marinir TNI AL, Lewoleba, Nusa Tenggara Timur [NTT], Jumat (9/4).

Sebelum kegiatan dimulai, tim medis Batalyon Kesehatan 1 Marinir melaksanakan apel terlebih dahulu dan pengarahan dari Komandan Satgas (Dansatgas) Mayor Mar Donny, serta doa agar diberikan kelancaran dalam melaksanakan tugas.

Usai apel, para korban banjir bandang berdatangan untuk berobat, yang kebanyakan korban menderita sesak nafas, batuk pilek, demam dan diare, sehingga para tim medis langsung sigap untuk menangani para korban.

“Hari ini kami mulai bergiat untuk mengobati para korban banjir bandang. Disini kami diperkuat 18 personel dari tim medis, salah satu diantaranya dokter dan 17 perawat yang didatangkan dari Jakarta untuk membantu para korban banjir. Dan kita sendiri menyiapkan 3 tenda, antara lain 1 tenda IGD, 1 tenda perawat, 1 tenda untuk obat,” ucap Dansatgas.

Salah satu pasien korban banjir bandang, Bapak Paulus Tonu dari Desa Lamawolo Kecamatan Ileape mengaku bahwa setelah adanya RS lapangan Korps Marinir TNI AL, kami disini sangat terbantu.

“Karena sebelumnya kami sangat kesulitan berobat. Dan kami sangat berterimakasih kepada Korps Marinir TNI AL yang sudah membantu, semoga dengan adanya rumah sakit lapangan sesak nafas dan diare saya cepat sembuh,” pungkas dia. [Katrine]

Bagaimana Menurut Anda