Kepala OJK Lampung yang Baru Sampaikan Beberapa Program Kerja

144

BANDAR LAMPUNG, BERITAANDA – Sebagai Kepala OJK Lampung yang baru menggantikan Indra Krisna, yang sudah melakukan serah terima jabatan pada Selasa (7/7/2020) kemarin. Bambang Hermanto menyampaikan program – program kerjanya seperti menyerap informasi, tentunya juga meneruskan program kerja yang sudah dicapai sang pendahulu (Indra Krisna).

“Program kami terkait dukungan kepada pemerintah daerah. Kita ingin mendorong jika ada program  positif yang mendukung ekonomi kerakyatan. Kemudian program terkait dengan kehumasan, juga dengan stakeholder akan kita teruskan,” ujar dia didampingi Humas OJK Dwi Krisno Yudo Pramono saat menerima kunjungan sejumlah media di kantor OJK, Rabu (8/7/2020).

“Forum komunikasi jasa keuangan harus kita manfaatkan, karena membangun ekonomi bukan sektor perbankan saja yang bergerak, sektor asuransi harus bergerak, lembaga-lembaga keuangan ekonomi mikro juga harus bergerak,” jelasnya lagi.

Dirinya juga mengatakan, akan mengunjungi Kabupaten Way Kanan dan Lampung Barat yang memang menjadi salah satu pilot project OJK.

Pada kesempatan tersebut, Bambang Hermanto juga memaparkan grafis pelaksanaan restrukturisasi kredit terdampak Covid-19 oleh perbankan Lampung per 26 Juni 2020, yaitu jumlah yang mengajukan pada Bank Umum 123.982 debitur sebesar Rp6.62 triliun, Bank Perkreditan Rakyat (BPR) 2.767 debitur sebesar Rp368, 82 miliar. Total pengajuan 126.749 debitur sebesar Rp6,99 triliun atau lebih kurang 10,68 persen dari total kredit di Provinsi Lampung.

“Untuk restrukturisasi yang disetujui adalah pada Bank Umum 118.934 debitur sebesar Rp5,99 triliun, Bank Perkreditan Rakyat (BPR) 1.669 debitur sebesar Rp313,64 miliar. Totalnya 120.603 debitur sebesar senilai Rp630 triliun. Sedangkan restrukturisasi yang ditolak pada Bank Umum 2.062 debitur Rp370,95 miliar serta Bank Perkreditan Rakyat (BPR) 460 debitur Rp12,68 miiar. Totalnya 2.522 debitur sebesar Rp383,63 miliar,” pungkas dia. (Katrine)

Bagaimana Menurut Anda