Kepala Kejaksaan Negeri OKI: Kasus Asusila Meningkat Signifikan

266

KAYUAGUNG-OKI, BERITAANDA – Tak disangka, ternyata justru orang dalam atau terdekatlah acapkali yang menjadi pelaku tindak pidana asusila, baik itu terhadap anak-anak maupun orang dewasa. Seperti terjadi di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

Kepala Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ilir (OKI), Abdi Reza Fachlewi Junus SH MH mengatakan, untuk kasus yang kita tangani, selain narkotika dan pencurian, kasus asusila juga meningkat signifikan, bahkan ada diurutan ketiga.

“Ironisnya, perkara asusila yang dialami anak-anak dan dewasa selalu pelakunya orang-orang yang melindungi mereka atau terdekat, entah itu guru, orangtua, paman, sepupu. Rata-rata itu. Maka sebenarnya musuh terbesar itu tidak datang jauh dari luar,” tandas dia, Kamis (21/7).

Karena, kata dia, jika orang luar datang masuk ke rumah, tentu kita bertanya, hei kamu siapa?. Tapi ini orang dalam rumah kita sendiri. Makanya ke depan, bila anak perempuan sudah mulai akil baliq atau dewasa, harusnya tidak boleh bergabung dengan pria dewasa, apalagi berdua saja.

“Lebih baik mencegah, sebab kita ini sebagai manusia biasa, bukan malaikat. Dan tindakan asusila ini banyak sekali terjadi, terutama bapak sama anak-anak. Jika sudah begitu, pasti kita menganggap itu orangtua gila, tapi bagaimana kalau setan sudah merasukinya,” ujar dia.

“Untuk itu, kami (Kejari OKI) mungkin nanti ke depan, bekerjasama dengan dinas terkait akan bisa lebih masif memberikan edukasi ke masyarakat. Seperti masuk ke sekolah. Karena di sekolah juga perlu diberikan edukasi, baik ke guru maupun murid,” tegas dia.

“Seperti yang terjadi beberapa waktu lalu, memang seolah main-main, tapi harus diketahui ini akan berpengaruh lama bagi psikis anak. Makanya perlu kita lakukan upaya pencegahan agar perbuatan asusila tak sampai terjadi,” pungkas dia. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda