Kapolres Ogan Ilir Salurkan Bantuan Logistik Bagi Korban Kebakaran

1

OGAN ILIR, BERITAANDA – Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Sumsel) melalui jajaran Polres Ogan Ilir (OI) menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada korban kebakaran di Desa Ibul Besar III, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten OI.

Kapolres OI AKBP Bagus Suryo Wibowo turun langsung ke lokasi pada Senin (30/3/2026). Ia didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Ogan Ilir serta Pejabat Utama (PJU) Polres OI untuk memastikan kondisi korban sekaligus menyerahkan bantuan secara langsung.

Peristiwa kebakaran tersebut menghanguskan sembilan unit rumah dan berdampak pada 10 kepala keluarga (KK) atau sekitar 40 jiwa. Selain kerugian material, para korban juga kehilangan sebagian besar harta benda.

Sebagai bentuk respons cepat, Polres Ogan Ilir menyalurkan bantuan logistik berupa 500 kilogram beras, 30 dus mi instan, 40 dus air mineral, 500 kaleng sarden, minyak goreng, telur, serta kebutuhan khusus seperti susu balita, susu ibu hamil, popok anak, dan pakaian layak pakai.

Selain itu, Polres Ogan Ilir juga bersinergi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten OI untuk memberikan santunan tunai sebesar Rp3 juta kepada setiap kepala keluarga terdampak.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh instalasi listrik.

“Kami hadir untuk memberikan bantuan dan memastikan masyarakat tidak sendiri menghadapi musibah ini. Ke depan, kami mengingatkan agar instalasi listrik lebih diperhatikan guna mencegah kejadian serupa,” ujar Kapolres.

Kegiatan ini tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan dasar korban, tetapi juga menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) pascakejadian serta memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menyampaikan, bahwa langkah cepat Polres Ogan Ilir merupakan implementasi pendekatan humanis Polri.

“Polri hadir tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam kegiatan kemanusiaan. Sinergi dengan pemerintah daerah dan Baznas menjadi kunci percepatan pemulihan masyarakat terdampak,” ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan peninjauan lokasi kebakaran serta dialog bersama warga dan tokoh masyarakat guna memastikan bantuan tersalurkan dengan baik dan situasi tetap kondusif. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda