Kapolda Sumsel Matangkan Operasi Ketupat Musi 2026 Jelang Mudik Nasional

5

PALEMBANG, BERITAANDA – Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho SIK SH M.Hum memimpin langsung persiapan pengamanan Ramadan dan arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah melalui pembukaan Latihan Pra Operasi (Latpraops) Ketupat Musi 2026 di Gedung Presisi Polda Sumsel, Selasa (10/3/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah awal konsolidasi strategis jajaran Polda Sumsel dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat selama Ramadan hingga perayaan Lebaran, yang setiap tahunnya menjadi momentum nasional dengan pergerakan masyarakat terbesar di Indonesia.

Kapolda Sumsel menegaskan bahwa Latpraops merupakan tahapan penting untuk memastikan seluruh personel memiliki kesiapan operasional sebelum pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026 di lapangan.

Dalam arahannya, Irjen Pol Sandi Nugroho menginstruksikan seluruh peserta latihan agar memahami secara menyeluruh standard operating procedure (SOP) serta mampu memetakan potensi kerawanan di wilayah masing-masing.

Kapolda menekankan bahwa keberhasilan Operasi Ketupat tidak hanya diukur dari terjaganya keamanan, tetapi juga dari kemampuan Polri dalam menghadirkan pelayanan publik yang profesional, responsif, dan humanis.

“Latihan pra operasi ini adalah investasi kesiapan. Saya ingin seluruh personel hadir di lapangan dengan pemahaman tugas yang tajam, kemampuan koordinasi yang kuat, serta komitmen melayani masyarakat secara profesional dan humanis,” ujar Kapolda Sumsel.

Kapolda juga mengingatkan seluruh personel agar menjaga integritas dan disiplin selama pelaksanaan operasi, sekaligus menghindari tindakan yang dapat merusak kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

Dia menegaskan bahwa keberhasilan pengamanan lebaran tidak hanya bergantung pada kesiapan Polri, tetapi juga pada sinergi lintas sektor antara TNI, pemerintah daerah, serta instansi terkait.

Sejumlah Pejabat Utama Polda Sumsel turut hadir mendampingi Kapolda dalam kegiatan tersebut, antara lain Irwasda Kombes Pol Feri Handoko Soenarso, Dir Intelkam Kombes Pol Tony Budhi Susetyo, Dir Lantas Kombes Pol Maesa Soegriwo, Dir Samapta Kombes Pol M. Rendra Salipu, Dir Binmas Kombes Pol Hari Purnomo, serta Dansat Brimob Kombes Pol Susnadi.

Kehadiran pimpinan lintas fungsi ini mencerminkan pendekatan terpadu dalam manajemen operasi kepolisian untuk memastikan pengamanan berjalan secara efektif.

Momentum Ramadan dan Idul Fitri selalu diikuti dengan peningkatan aktivitas masyarakat yang signifikan, mulai dari kegiatan keagamaan, tradisi mudik, hingga meningkatnya mobilitas kendaraan dan aktivitas ekonomi.

Situasi ini berpotensi memicu sejumlah kerawanan, seperti kemacetan lalu lintas, kecelakaan, gangguan distribusi bahan pokok dan BBM, serta potensi kriminalitas di kawasan permukiman yang ditinggalkan para pemudik.

Melalui Latpraops Ketupat Musi 2026, Polda Sumsel mematangkan strategi pengamanan agar seluruh potensi kerawanan tersebut dapat diantisipasi secara terencana dan terukur.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya SIK MH menegaskan, bahwa Operasi Ketupat Musi merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat dalam memastikan keamanan selama momentum besar nasional tersebut.

“Polda Sumsel berkomitmen menghadirkan rasa aman dan pelayanan terbaik bagi masyarakat selama Ramadan, arus mudik, hingga perayaan Idul Fitri. Ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda