Jembatan Bailey Rampung, Kecemasan Warga Batu Godang Hilang

484

TAPSEL-SUMUT, BERITAANDA – Kecemasan warga Desa Batu Godang Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) akibat ambruknya jembatan dari dan ke pemukiman mereka akhirnya tersudahi.

Kondisi tersebut setelah dirampungkannya pemasangan jembatan bailey oleh tim Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berukuran 15×4 meter. Jembatan ini rampung terpasang dalam 5 hari dan Jumat (11/6/2020) kemarin sudah bisa dilintasi.

Kadis PUPR Tapsel Chairul Rizal Lubis menyebut, pasca ambruknya jembatan dimaksud, pihaknya segera membangun jembatan pengganti dengan memindahkan rangka jembatan bailey di Desa Aek Natas, Angkola Selatan, ke Batu Godang.

“Alhamdulillah, sesuai target perbaikan jembatan ini tidak memakan waktu lama. Sehingga akses transportasi dan aktivitas warga masyarakat bisa kembali normal seperti sediakala. Dan mengingat jembatan tersebut sangat vital,“ kata dia.

Jembatan bailey ini, ujar Rizal, mampu dilintasi kenderaan berbobot maksimum 5 ton. Untuk itu, peran masyarakat sangat diharapkan agar sama-sama menjaga ataupun memanfaatkan jembatan dengan tidak melampaui kapasitas maksimum.

Johari Dalimunthe, tokoh masyarakat setempat mengucapkan terimakasih kepada Bupati Tapsel dan tim Dinas PUPR atas respon cepatnya terkait kebutuhan jembatan. Sehingga rasa waswas dan cemas yang menghinggapi mereka tersudahi.

“Sebelumnya kami sangat cemas atas ambruknya jembatan penghubung ini. Namun berkat respon cepat Pemkab Tapsel, kondisi ini tidak berlarut-larut. Terima kasih kepada bapak bupati beserta jajaran atas kepeduliannya,“ tandas dia.

Diketahui, jembatan penghubung 7 dusun yakni, Toko Padang, Koje, Durian, Situnggaling, Tanah Lapang, Gunung Pardomuan, Dusun Gunung Harapan yang dihuni sebanyak 3.480 orang ini pada Ahad lalu ambruk saat dilintasi truk.

Diduga, jembatan sepanjang 4×12 meter berusia 30 tahun itu tidak kuat menahan beban satu unit truk bermuatan bahan material bangunan yang hari itu melintas dan akhirnya ambruk. Peristiwa hari itu tidak sampai menelan korban jiwa.

Begitu memperoleh informasi terkait ambruknya jembatan, Bupati Tapsel H. Syahrul M. Pasaribu datang dan meninjau langsung ke lokasi. Disaat itu pula memerintahkan Kadis PUPR dan BPBD segera memasang jembatan bailey (sementara), sebelum jembatan permanen terbangun. (Anwar)

Bagaimana Menurut Anda