IGD Nihil Nakes, Plt. Direktur RSUD Sidimpuan: Mereka Takut

1372

PADANGSIDIMPUAN-SUMUT, BERITAANDA – Akibat ulah seorang pria berinisial MP yang tanpa kenal waktu tiba-tiba datang membuat rusuh, kadang bawa parang dan melakukan perusakan di RSUD Padangsidimpuan, tenaga kesehatan (nakes) piket malam takut untuk masuk kerja.

“Benar, malam ini ada warga membawa jenazah korban hanyut ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) tetapi nakes tidak ada disana. Ini karena mereka takut MP datang tiba-tiba,” kata Plt. Direktur RSUD Padangsidimpuan Sopian Subri, Senin (24/8/2020) pukul 00.30 Wib.

Kepada keluarga yang datang memeriksakan jenazah almarhum, Plt. Direktur RSUD meminta maaf. Kondisi RSUD saat ini, jelas dia, sedang tidak kondusif akibat ulah MP yang sering tiba-tiba sudah berada di dalam rumah sakit.

Hal ini sudah pernah dilaporkan ke Satpol PP, bahkan pihak berwajib. Namun MP tetap bebas berkeliaran di sekitar RSUD dan melakukan perusakan. Terakhir kali atau dua hari lalu, MP merusak pagar ruang isolasi Covid-19.

Malam sebelumnya, MP tiba-tiba sudah berada di lantai empat gedung RSUD. Disana dia buka pakaiannya dan berteriak-teriak. Situasi itu pun membuat perawat wanita yang piket malam dan menjaga pasien ketakutan, hingga lari ke luar ruangan.

Keesokan harinya, MP tiba-tiba berada di ruang kantor IGD mengacak-acak seluruh berkas yang ada di lemari dan laci meja kerja dokter. Sebelum mengobrak-abrik berkas, dia terlibat pertengkaran dengan penjual sate di depan RSUD dan melemparnya dengan pisau.

Siang harinya, anggota Satpol PP dan Polres Padangsidimpuan datang mengamankan MP. Namun sore menjelang malam, dia sudah berada di sekitar RSUD dan kemudian merusak pagar ruang isolasi Covid-19 dengan parang.

“Beberapa hari sebelum itu, MP juga melempari gedung kantor RSUD hingga kaca jendela pecah berserakan. Tidak sampai disitu, dia juga membacok pintu ruangan direktur dengan menggunakan parang,” cerita Sopian.

Mengenai nihilnya nakes, khususnya pada malam hari, Sopian berjanji akan melakukan langkah perbaikan. Sehingga pegawai, tenaga kesehatan dan karyawan RSUD dapat bekerja dengan nyaman dan aman seperti sediakala.

“Mohon maaf sebesar-besarnya kepada keluarga almarhum. Kami akan segera perbaiki kejanggalan ini dan Insya Allah dalam waktu yang sesegara mungkin kondisi di RSUD akan kembali normal,” ungkapnya. (Anwar)

Bagaimana Menurut Anda