Gudang Penggilingan Padi Terbakar di SP Padang, Isu Gudang BBM Masih Didalami Polisi

49

OGAN KOMERING ILIR, BERITAANDA – Asap hitam pekat membumbung tinggi dari atap sebuah gudang penggilingan padi di Desa Mangun Jaya, Kecamatan Sirah Pulau (SP) Padang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Rabu (21/1/2026) sore.

Sebuah video berdurasi 28 detik yang beredar luas di media sosial merekam kepanikan warga. Dalam video tersebut terdengar suara warga menyebutkan bahwa ‘gudang minyak terbakar’. Ratusan kendaraan tampak parkir disepanjang jalan untuk menyaksikan kobaran api yang melalap bangunan tersebut.

Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya menduga bangunan itu merupakan gudang Bahan Bakar Minyak (BBM). Menurutnya, meski bangunan tersebut dulunya merupakan pabrik penggilingan padi, namun sudah lama tidak beroperasi.

“Dulu memang tempat penggilingan padi, tapi sekarang sudah lama kosong dan sulit disewakan pemiliknya,” ujarnya.

Lokasi gudang berada cukup jauh dari permukiman warga dan tergolong sepi. Api yang membesar bahkan terlihat dari kejauhan. Saat kejadian, tidak ada pemilik bangunan di lokasi.

Kapolsek SP Padang IPTU Dr. Ade Candra Saputra membenarkan adanya kebakaran pada gudang penggilingan padi milik seorang warga bernama Yamin. Ia juga mengungkapkan bahwa satu unit kendaraan turut terbakar.

“Ada satu unit mobil yang terbakar. Dari kerangkanya, diduga jenis L300 atau truk,” jelas dia.

Terkait isu yang berkembang mengenai dugaan gudang pengoplosan BBM, Ade menegaskan pihaknya belum dapat memastikan hal tersebut.

“Soal dugaan gudang pengoplosan BBM, kami masih menunggu hasil penyelidikan Tim Forensik Polres OKI karena di lokasi tidak ditemukan barang bukti,” katanya.

Penyebab kebakaran juga masih dalam proses penyelidikan. Saat kejadian, kondisi pabrik dalam keadaan kosong. Api berhasil dipadamkan dengan bantuan tiga unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten OKI.

Camat SP Padang, Indra Husin mengatakan, dirinya mengetahui peristiwa tersebut saat sedang mengikuti rapat di Kayuagung.

“Memang benar ada kebakaran, namun saat itu saya sedang tidak berada di SP Padang,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Mangun Jaya menyampaikan, bahwa bangunan yang terbakar memang merupakan tempat penggilingan padi, dan dugaan sementara kebakaran disebabkan korsleting listrik.

Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten OKI, Hilwen menjelaskan, kebakaran terjadi sekitar pukul 14.57 WIB di RT/RW 01 Desa Mangun Jaya. Laporan awal diterima dari Camat SP Padang yang menghubungi Posko Pemadam Kebakaran.

“Regu Bravo yang sedang piket langsung menuju lokasi. Proses pemadaman berlangsung sekitar satu jam 20 menit. Alhamdulillah, api berhasil dipadamkan dengan aman dan terkendali,” ungkapnya.

Ia menambahkan, luas bangunan yang terbakar sekitar 8 x 15 meter. Selain bangunan, satu unit mobil pikap, dua unit sepeda motor, serta satu unit mesin penggilingan padi ikut hangus terbakar.

“Untuk total kerugian material masih dalam pendataan,” pungkasnya. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda