Gubernur Ambil Kebijakan Agar Bandar Lampung Kembali Jadi Zona Hijau

122

BANDAR LAMPUNG, BERITAANDA – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dan Forkopimda bersama Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandar Lampung akan mengambil sejumlah langkah dan kebijakan agar Kota Bandar Lampung menjadi zona hijau kembali.

Hal itu terungkap dalam rapat percepatan penanganan Covid-19, di Posko Satgas Terpadu Covid-19 Provinsi Lampung, Balai Keratun, Selasa (5/5/2020).

Dalam rapat itu, Gubernur Arinal menjelaskan dirinya sangat ingin menjadikan Kota Bandar Lampung menjadi zona hijau kembali. Hal ini mengingat Kota Bandar Lampung telah ditetapkan sebagai zona merah. “Saya ingin Kota Bandar Lampung menjadi hijau kembali. Oleh karena itu diperlukan sejumlah langkah dan kebijakan dalam melakukan pencegahan Covid-19,” jelas Gubernur Arinal.

Dalam melakukan upaya pencegahan ini, lanjut Gubernur Arinal, maka pemerintah kota diharapkan dapat bersinergi dengan Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Lampung dalam melakukan penanganan yang sifatnya pencegahan lebih besar.

“Untuk di Kota Bandar Lampung terdapat 14 kecamatan yang memiliki kasus konfirmasi Covid-19. Dalam melakukan pencegahan dan penanganan, maka diharapkan pemkot dapat bersinergi dengan Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Lampung, sehingga pencegahan penanganan Covid-19 dapat dilakukan,” jelasnya.

“Kekuatan itu timbul apabila ada persatuan, persatuan timbul apabila ada kebersamaan. Dalam melakukan penanganan Covid-19 ini, maka kebersamaan sangat diperlukan. Kita harus fokus pada upaya-upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19,” ujar gubernur lagi.

Gubernur Arinal meminta agar refocusing anggaran yang dilakukan Pemkot Bandar Lampung dapat digunakan dengan baik yang berfokuskan hanya pada kegiatan penanganan Covid-19. Selain itu, gubernur juga meminta jajaran pemkot untuk mengingatkan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan dengan baik, seperti mencucui tangan, menggunakan masker, jaga jarak, dan menjauhi kerumunanan, serta melaksanakan ibadah di rumah.

“Tentu saja untuk mengingatkan masyarakat terkait Covid-19 kita harus melakukan pendekatan-pendekatan yang baik, sehingga masyarakat dapat mengerti,” ujarnya.

Sementara itu, Wagub Nunik meminta agar pemkot melakukan pendekatan humanis sehingga masyarakat dapat lebih mudah memahami imbauan yang diberikan. “Kemarin Pasar di Kota Metro sudah menerapkan physical distancing dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19.  Dan kalau bisa, hal ini juga dapat diterapkan di pasar Kota Bandar Lampung. Tentunya ini akan bermanfaat dalam melakukan pencegahan Covid-19,” ujarnya.

Kapolda Lampung Purwadi Arianto menuturkan bahwa dinamika masyarakat Kota Bandar Lampung ini tinggi. Sehingga yanng diperlukan bukan hanya refocusing anggaran, tetapi juga perubahan metode prilaku masyarakat (perubahan dalam bertindak).

Tak hanya itu, Kapolda Purwadi menjelaskan bahwa dalam melakukan pencegahan dan penanganan Covid-19, maka dibutuhkan informasi upaya pencegahan corona kepada masyarakat dengan melakukan pendekatan humanis. (Katrine)

Bagaimana Menurut Anda