Edy Rahmayadi Hadiri Pertemuan dengan Kepala Daerah se-Kepulauan Nias

189

GUNUNGSITOLI -SUMUT, BERITAANDA – Selesai berkunjung di RSUD Kota Gunungsitoli, Gubernur Sumatera Utara (Sumut) menghadiri pertemuan dengan kepala daerah se-Kepulauan Nias yang digelar di kantor Walikota Gunungsitoli, Senin (13/4/2020).

Pada pertemuan tersebut dihadiri oleh kepalanya daerah se-Kepulauan Nias, pimpinan lembaga agama, pimpinan instansi, Kapolres Nias, Dandim 0213/Nias, anggota DPRD Sumatera Utara dan kepala perangkat daerah terkait se-Kepulauan Nias.

Mewakili Walikota Gunungsitoli, Wakil Walikota Gunungsitoli Sowa’a Laoli dalam laporannya kepada Gubernur Sumatera Utara memaparkan langkah-langkah antisipatif dan kebijakan yang telah diambil oleh Pemerintah Kota Gunungsitoli berkaitan dengan percepatan pencegahan wabah Covid-19.

Selanjutnya, wakil walikota pada kesempatan itu menyampaikan berbagai permasalahan yang dihadapi dan permohonan dukungan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, yaitu kekurangan peralatan kesehatan berupa rapid test, alat pelindung diri (APD) dan masker, serta ketersediaan fasilitas ruangan di RSUD Gunungsitoli yang sangat belum memadai.

Kemudian, harapan Pemerintah Kota Gunungsitoli kepada Gubernur Sumatera Utara yaitu peningkatan kapasitas ruangan dan kelengkapan peralatan kesehatan meliputi APD, rapid test dan masker di RSUD Gunungsitoli, penyediaan APD, rapid test dan masker untuk setiap kabupaten / kota yang ada di Kepulauan Nias, serta dukungan jaminan kelancaran dan keamanan distribusi (tranportasi) bahan logistik sandang dan pangan dari Medan-Sibolga-Gunungsitoli tetap lancar.

Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, mengharapkan keseriusan pemerintah daerah, TNI, Polri, para tokoh, dan seluruh elemen masyarakat bersatu berupaya melakukan tindakan pencegahan menularnya Covid-19 di Kepulauan Nias.

“Covid-19 sebagai musuh kita tidak bisa dilihat dengan kasat mata, tidak mengenal jabatan dan status sosial, maka oleh karena itu sangat perlu disiplin pencegahan dan kewaspadaan. Untuk melengkapi kekurangan RSUD Gunungsitoli, selain ada bantuan dari pemerintah provinsi berupa APD, alat rapid test, masker dan kelengkapan lainnya,” jelas dia.

Ia mengharapkan, pemerintah daerah memaksimalkan semua potensi yang ada, termasuk pengalokasian dana melalui kebijakan refocusing dan realokasi anggaran APBD.

“Jangan sampai pihak RSUD Gunungsitoli dengan berbagai alasan menolak pasien Covid-19,” tegas Edy Rahmayadi mengakhiri arahannya. (Ganda)

Bagaimana Menurut Anda