Dua Truk Batubara Tabrakan di Jalan Hauling Muratara, Satu Sopir Tewas Terbakar

18

MUSI RAWAS UTARA, BERITAANDA – Kecelakaan lalu lintas maut melibatkan dua unit dump truk pengangkut batubara terjadi di Jalan Hauling Km 108,5, Desa Ketapat Bening, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Kamis (9/4/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian dan dua lainnya mengalami luka-luka.

Jajaran Satreskrim dan Unit Laka Satlantas Polres Musi Rawas Utara bergerak cepat menuju tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP, mengevakuasi korban, serta mengamankan lokasi guna memastikan situasi tetap kondusif.

Korban meninggal dunia diketahui berinisial TH (40), pengemudi dump truk milik PT DSB, warga Kabupaten Ogan Ilir. Korban ditemukan dalam kondisi terjebak di dalam kabin kendaraan yang terbakar sehingga tidak sempat menyelamatkan diri.

Sementara itu, dua korban luka yakni MR (17), pengemudi dump truk milik PT IPLS, dan MRS (29), penumpang kendaraan yang sama, berhasil menyelamatkan diri dari kobaran api. Keduanya sempat mendapatkan penanganan awal di Puskesmas Rawas Ilir sebelum dirujuk ke RS Siloam Lubuk Linggau untuk perawatan lanjutan.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kecelakaan bermula saat dump truk milik PT IPLS yang dikemudikan MR melaju dari arah Desa Ketapat Bening menuju Desa Macan Sakti dengan muatan batubara. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan, dump truk milik PT DSB yang dikemudikan TH melaju tanpa muatan.

Diduga, pengemudi dump truk PT DSB melakukan manuver menyalip kendaraan di depannya. Pengemudi dump truk PT IPLS kemudian berupaya menghindar dengan membanting setir ke arah kanan. Namun pada saat yang sama, kendaraan dari arah berlawanan juga bergerak ke arah tersebut sehingga tabrakan tidak dapat dihindari.

Benturan keras menyebabkan bagian depan kedua kendaraan terbakar. Kobaran api dengan cepat membesar, mengakibatkan salah satu pengemudi tidak sempat keluar dari kabin.

Petugas kepolisian telah melakukan serangkaian tindakan, mulai dari olah TKP bersama Tim Identifikasi, koordinasi lintas fungsi antara Satreskrim dan Satlantas, hingga evakuasi korban dan pengamanan lokasi.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya SIK MH menyampaikan, bahwa seluruh proses penanganan dilakukan secara cepat dan profesional.

“Personel kami telah bergerak cepat sejak awal kejadian, melakukan olah TKP secara komprehensif, serta memastikan korban luka mendapatkan penanganan medis dengan segera. Proses penyelidikan masih terus berjalan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan,” ujarnya.

Dia mengimbau seluruh pengemudi kendaraan berat, khususnya yang beroperasi di jalur hauling batubara, untuk selalu mengutamakan keselamatan dan menghindari manuver berisiko tinggi. Kepatuhan terhadap standar operasional menjadi kunci utama dalam mencegah kecelakaan fatal. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda