Drama Penggerebekan di Sekip Jaya, Pengedar Sabu Tewas Jatuh dari Atap

10

PALEMBANG, BERITAANDA – Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Palembang mengungkap aktivitas peredaran narkotika jenis sabu di sebuah ruko di Jalan Mayor Ruslan, Kelurahan Sekip Jaya, Kecamatan Kemuning, Rabu (1/4/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.

Dalam penggerebekan tersebut, petugas mengamankan empat tersangka berinisial MF (48), DJ (51), MZ (43), dan HSH (29). Sementara satu tersangka lain berinisial DW (44) ditemukan meninggal dunia setelah terjatuh dari atap bangunan saat berupaya melarikan diri.

Penggerebekan bermula dari informasi terkait dugaan aktivitas transaksi narkotika di lokasi tersebut. Saat petugas masuk ke dalam ruko, dua tersangka langsung diamankan. Tiga lainnya mencoba kabur melalui atap bangunan.

Dalam pengejaran, satu tersangka berhasil diamankan di atas atap dalam kondisi cedera, sementara satu lainnya ditangkap di bagian jendela belakang. Adapun DW ditemukan terjatuh di bagian belakang bangunan dan tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Petugas kemudian mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Hasil visum luar menemukan satu bungkus plastik klip bening berisi sabu di dalam pakaian DW, yang menguatkan keterkaitannya dalam kasus tersebut.

Dari penggeledahan di dalam ruko, petugas menyita tiga paket sabu dengan berat bruto 11,8 gram yang disimpan dalam kotak kacamata di area dapur. Selain itu, ditemukan lima alat hisap (bong), empat alat takar dari pipet, satu timbangan digital, serta sejumlah plastik klip kosong.

Berdasarkan pemeriksaan awal, para tersangka mengaku sabu tersebut merupakan milik DW yang berperan sebagai pengendali distribusi. Hasil tes urine terhadap para tersangka juga menunjukkan positif narkotika.

Kapolrestabes Palembang, Sonny Mahar Budi Adityawan menyatakan, pengungkapan ini menjadi bukti keseriusan aparat dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah perkotaan.

“Kasus ini menunjukkan adanya jaringan terorganisir yang memanfaatkan ruko sebagai tempat operasional. Kami akan terus mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap jaringan yang lebih luas,” tegasnya, Kamis (2/4/2026).

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Nandang Mu’min Wijaya, mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam pemberantasan narkotika.

“Partisipasi masyarakat sangat penting. Informasi sekecil apa pun dapat membantu mengungkap jaringan narkotika yang merusak lingkungan,” ujarnya. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda