DPRD Lampung Kawal Pendidikan Gratis, Aspirasi Mahasiswa Siap Diperjuangkan

4

BANDAR LAMPUNG, BERITAANDA – Pendidikan gratis dan berkualitas di Provinsi Lampung terus menjadi perhatian serius DPRD Provinsi Lampung. Komitmen tersebut ditegaskan anggota Komisi V, Syukron Muchtar, yang siap mengawal enam tuntutan pendidikan dari mahasiswa agar dapat ditindaklanjuti pihak eksekutif.

Sebagai anggota komisi yang membidangi pendidikan, Syukron menegaskan DPRD akan terus membuka ruang dialog dan mendengarkan suara mahasiswa. Menurutnya, aspirasi yang disampaikan mencerminkan kepedulian generasi muda terhadap masa depan pendidikan dan arah kebijakan publik di Lampung.

“Sebagai anggota Komisi V, saya akan mengawal aspirasi mahasiswa dan mengajak kolega di DPRD untuk bersama-sama memperjuangkan tuntutan ini,” ujar Syukron di Bandar Lampung, Selasa (24/2/2026).

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menemui massa mahasiswa dan memberikan apresiasi atas aksi damai yang tetap berlangsung tertib meski di bulan suci Ramadan. Ia berharap Pemerintah Provinsi Lampung segera merespons tuntutan tersebut demi perbaikan sistem pendidikan di daerah.

“Saya berharap eksekutif bisa segera menindaklanjuti aspirasi mahasiswa demi perbaikan sistem pendidikan di Lampung,” tambahnya.

Sebelumnya, mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Lampung Melawan menggelar aksi damai di depan Gedung DPRD Provinsi Lampung, Senin (23/2/2026). Aksi tersebut diterima langsung oleh pimpinan dan anggota DPRD sebagai bentuk komitmen wakil rakyat dalam menyerap aspirasi publik.

Dalam orasinya, mahasiswa menyampaikan enam tuntutan utama kepada Pemerintah Provinsi Lampung dan DPRD, yakni menjadikan pendidikan sebagai prioritas kebijakan, mewujudkan pendidikan gratis, meningkatkan anggaran pendidikan, serta memperbaiki kesejahteraan guru honorer.

Selain itu, mahasiswa juga menuntut pemindahan siswa SMA Siger ke sekolah yang memiliki legalitas dengan jaminan beasiswa, serta mendorong penerapan pajak progresif yang dialokasikan untuk sektor pendidikan.

Aksi damai tersebut ditutup dengan penandatanganan enam pernyataan sikap yang disaksikan Ketua DPRD Provinsi Lampung bersama perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung sebagai bentuk komitmen tindak lanjut dalam waktu dekat. (Katharina)

Bagaimana Menurut Anda