DPRD Lampung Kawal Ketat Program MBG, Dorong Dampak Gizi Hingga Ekonomi Desa

3

BANDAR LAMPUNG, BERITAANDA – Ketua DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar, menegaskan komitmennya mengawal pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG). Ia menilai sinergi lintas sektor antara pemerintah pusat dan daerah menjadi faktor kunci agar program tersebut benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat penerima.

DPRD, kata Giri, siap menjalankan fungsi pengawasan dan penganggaran secara maksimal. Langkah ini dilakukan untuk memastikan penyaluran makanan menjangkau kelompok sasaran secara merata serta tetap sesuai ketentuan yang berlaku.

“DPRD siap menjalankan fungsi pengawasan dan penganggaran agar pelaksanaan Program MBG berjalan sesuai aturan dan menjangkau kelompok sasaran secara merata,” tegas Giri, Rabu (25/2/2026).

Ia juga menekankan pentingnya standar kualitas dan keamanan pangan. Seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di kabupaten dan kota diminta memastikan makanan yang disajikan higienis dan layak konsumsi guna mendukung kesehatan generasi muda.

Dalam rapat konsolidasi bersama Badan Gizi Nasional, Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya menjelaskan bahwa MBG tidak hanya berorientasi pada penurunan stunting dan malnutrisi. Program ini juga dirancang sebagai penggerak ekonomi daerah melalui pelibatan aktif pelaku usaha lokal.

UMKM, petani, dan peternak di Lampung direncanakan menjadi pemasok utama bahan pangan. Skema tersebut diharapkan menciptakan perputaran ekonomi di tingkat desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Melalui koordinasi yang semakin solid antara pemerintah pusat dan daerah, Pemerintah Provinsi Lampung optimistis Program MBG mampu memberikan dampak jangka panjang, baik bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia maupun stabilitas ekonomi daerah. (Katharina)

Bagaimana Menurut Anda