DPRD Lampung Dukung Hilirisasi Ayam Terintegrasi, Perkuat Ketahanan Pangan dan Nilai Tambah Peternakan

1

BANDAR LAMPUNG, BERITAANDA – DPRD Provinsi Lampung menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan groundbreaking program pengembangan hilirisasi ayam terintegrasi sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan nilai tambah sektor peternakan. Kegiatan ini digelar di Kebun Trikora PTPN I Regional 7, Lampung Selatan, Jumat (6/2/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Ketua DPRD Provinsi Lampung diwakili Ketua Komisi II DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Basuki, yang hadir bersama Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, mewakili Gubernur Lampung. Turut hadir perwakilan Kementerian Pertanian serta manajemen PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I).

Groundbreaking ini dilaksanakan secara serentak disejumlah provinsi sebagai bagian dari program nasional penguatan hilirisasi peternakan.

Ketua Komisi II DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Basuki, menyampaikan bahwa pihaknya memandang program hilirisasi ayam terintegrasi sebagai langkah strategis dalam mendorong transformasi ekonomi daerah berbasis penguatan sektor riil.

“Pengembangan hilirisasi sangat penting agar Lampung tidak hanya berperan sebagai daerah produsen, tetapi juga mampu mengoptimalkan nilai tambah serta manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.

Ahmad Basuki menegaskan, DPRD Provinsi Lampung melalui Komisi II akan menjalankan fungsi pengawasan secara optimal agar pelaksanaan program berjalan sesuai ketentuan, transparan, dan akuntabel. Program ini diharapkan benar-benar berdampak pada peningkatan kesejahteraan peternak, stabilitas pasokan, serta pemenuhan kebutuhan protein hewani masyarakat.

Menurutnya, program hilirisasi ayam terintegrasi di Provinsi Lampung diarahkan pada penguatan ekosistem peternakan terpadu dari hulu hingga hilir, meliputi pengembangan pembibitan, pakan ternak, pengolahan hasil peternakan, hingga sistem distribusi yang berorientasi pada peningkatan nilai tambah produk.

“DPRD berkomitmen untuk terus mengawal dan mendorong program ini agar selaras dengan kebijakan pembangunan daerah, memperkuat ketahanan pangan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Provinsi Lampung,” tegasnya.

Sementara itu, perwakilan Kementerian Pertanian menyampaikan bahwa Provinsi Lampung memiliki potensi strategis sebagai sentra pengembangan hilirisasi ayam terintegrasi untuk mendukung ketahanan pangan regional. Sejalan dengan itu, PTPN I juga menyatakan komitmennya untuk mendukung pengembangan industri peternakan terpadu yang berkelanjutan di Provinsi Lampung. (Katharina)

Bagaimana Menurut Anda