PADANGSIDIMPUAN-SUMUT, BERITAANDA – Sering jadi pesakitan dan merasakan dinginnya suhu udara di balik sel jeruji penjara, sepertinya belum cukup bagi seorang pria berinisial TS alias Birong (48) untuk merubah diri.
Pasalnya, warga Galagala Torop Lingkungan II, Kelurahan Batunadua Julu, Kecamatan Sidimpuan Batunadua, Kota Padangsidimpuan ini kembali bersinggungan dengan hukum yang lagi-lagi bernostalgia dengan masa lalunya.
Perbuatan yang dahulu TS lakoni, yakni penyalahgunaan narkotika lagi-lagi menggiring aparat hukum berkunjung ke rumahnya pada Senin (31/5) siang, bertepatan jarum jam dinding tetangga berada di angka pukul 12.00 WIB.
Polisi datang ke kediaman Birong, setelah mendapatkan informasi bahwa di kawasan tersebut sering kali terjadi transaksi narkoba. Dugaan siapa pemainnya, mengarah kepada Birong hingga kemudian dilakukan pemeriksaan.
Sejumlah barang bukti berupa 2 paket kecil berbungkus kertas berisi ganja seberat 3,53 gram, ditambah 1 paket lain yang juga berisi ganja seberat 100 gram, 3 bungkus kecil berisi sabu seberat 0,58 gram, akhirnya ditemukan.
Kata Kapolres Padangsidimpuan AKBP Juliani Prihartini melalui Kasubbag Humas AKP Maria Marpaung kepada BERITAANDA dalam keterangan tertulis pada Rabu (2/6), kesemua barang bukti itu ada di dalam penguasaan TS.
“Sebagian barang bukti seperti paketan berisi narkotika jenis ganja ditemukan di bawah kasur tempat tidur yang bersangkutan (Birong), dan sebagiannya lagi di tempat lain masih di koridor kediaman pelaku,” kata Kasubbag.
Ia pun membenarkan Birong pernah menjalani hukuman penjara hasil putusan pengadilan dengan tindak pidana yang sama, penyalahgunaan narkotika. Bahkan diketahui, sejauh ini telah keluar masuk penjara sampai empat kali.
“Kekinian, Birong berikut sejumlah barang bukti telah kita amankan di ruang Satuan Reserse Narkoba untuk jalani proses lanjutan. Semoga kasus kali ini bisa menuntun si pelaku kembali ke jalan yang benar,” harap AKP Maria.
Namun, bagaimanapun penyematan suatu harapan pada seseorang yang salah jalan, pada akhirnya si individu itu jualah yang memilih. Birong yang hampir menapaki usia setengah abad mau insyaf, semua berpulang kepadanya. [Anwar]






























