Dinas Perpusip Sergai Adakan Penguatan SIK dan DOP Berbasis Inklusi Sosial

187

SERGAI-SUMUT, BERITAANDA – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Perpusip) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) selenggarakan acara penguatan strategi implementasi kegiatan (SIK) dan dokumentasi online perpustakaan (DOP) berbasis inklusi sosial, menghadirkan narasumber dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia M.Romli Ridwan, S.Sos, bertempat di kantor Dinas Perpusip Komplek Replika Istana Sultan Serdang Kelurahan Melati Kebun Kecamataan Pegajahan, Selasa (23/7/2019).

M.Romli Ridwan memaparkan bahwa program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial literasi untuk kesejahteraan mempunyai tujuan terciptanya masyarakat sejahtera melalui transformasi perpustakaan berbasis sosial, khususnya meningkatkan kualitas layanan perpustakaan dan penggunaan layanan oleh masyarakat.

Ia juga memaparkan tentang strategi transformasi perpustakaan, antara lain meningkatkan kualitas layanan informasi baik dari buku, komputer dan juga internal perpustakaan. Kemudian memfasilitasi kegiatan-kegiatan yang menjadi kebutuhan masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup. Serta melakukan advokasi kepada pimpinan daerah, stakeholder terkait dan juga sektor swasta untuk mendapatkan dukungan kebijakan beserta anggaran yang berkelanjutan untuk transformasi perpustakaan.

Sementara Kepala Dinas (Kadis) Perpusip Sergai Dra. Salmiah, MM merasa tersanjung karena Sergai diikutsertakan dalam program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial. Dimana ada 6 desa dari 237 desa masuk dalam program ini.

“Program ini sangat baik untuk merubah paradigma masyarakat bahwa perpustakaan hanya tempat membaca buku saja,” katanya.

“Tim transformasi kabupaten juga telah melakukan pemasangan instalasi jaringan untuk mendukung program aplikasi inlislite dan aplikasi kunang-kunang yang sedang dikembangkan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia di sebagian perpustakaan desa. Saya berharap semua perpustakaan desa akan terkoneksi dengan perpustakaan Kabupaten Sergai,” pungkas Dra. Salmiah. (Dipa)

Bagaimana Menurut Anda