Dibantu Warga, Kendaraan Roda Empat Susah Payah Seberangi ‘Jerambah Kuning’ Payaraman

299
Salah satu kendaraan ber plat merah susah payah seberangi jembatan amblas di Payaraman, Jumat (5/5/2023).

OGAN ILIR, BERITAANDA – Di hari kedua pasca amblesnya box culvert (gorong-gorong) yang menghubungkan Payaraman Barat – Tebedak Kecamatan Payaraman Kabupaten Ogan Ilir (OI) kondisinya kian memprihatinkan, Jumat (5/5/2023) pagi.

Box culvert yang akrab di telinga warga sekitar dengan sebutan ‘Jerambah Kuning’ itu, kian menampakkan penurunan dan terdapat retakan yang melebar.

Kendati begitu, pengendara roda empat masih terlihat bisa melintas disisi box culvert, meski harus dibantu oleh warga sekitar yang sejak pagi kemarin stand by di lokasi tersebut.

“Jika tak segera ditangani secara serius oleh pemerintah dalam waktu dekat, potensi penurunan jembatan akan makin besar dan makin memperparah kondisinya, bahkan rawan ambles yang lebih besar lagi,” ujar Faidzal, warga Payaraman yang dibincangi BERITAANDA ketika dirinya berada di area itu.

Sementara, pasca beberapa jam kejadian, Wakil Bupati Ogan Ilir H. Ardani telah melakukan peninjauan ke lokasi, didampingi Kepala Perangkat Daerah Pemkab OI terkait.

Wabup Ardani menjelaskan, akses jalan yang terputus akibat box culvert ini kurang kuat menahan beban serta mungkin karena terdapat aliran air yang tidak mengalir atau tersumbat, mengakibatkan jalan penghubung Desa Payaraman-Tebedak ini ambles.

“Solusi sementara sudah dilakukan melalui dinas terkait dengan melakukan pembenahan sementara sampai menunggu tindaklanjut dari PUPR Provinsi Sumsel. Untuk akses motor, Alhamdulillah masih bisa dilewati, dan untuk akses mobil akan dialihkan jalan alternatif melalui Desa Rengas dan Lubuk Bandung,” ujarnya seperti dikutip dari laman website Kominfo Ogan Ilir.

Dikesempatan itu, ia menambahkan, pemerintah daerah siap mengawal pembenahan jalan hingga selesai sesegera mungkin, sehingga bisa dilewati kembali oleh masyarakat yang melintas. (Adie)

Bagaimana Menurut Anda