Di Lampung, Hari Ini Ada Penambahan 3 Kasus Baru dan 1 Orang Sembuh dari Corona

156

BANDAR LAMPUNG, BERITAANDA – Kadis Kesehatan Provinsi Lampung sekaligus Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid-19, dokter Reihana menjelaskan bahwa hari ini ada penambahan pasien sembuh 1 orang, yaitu pasien nomor 145 berjenis kelamin laki-laki (48) atas nama Hermawanto asal Lampung Tengah.

Sedangkan pasien terkonfirmasi positif bertambah sebanyak 3 orang, masing- masing pasien nomor 167 berjenis kelamin perempuan (31) dari Bandar Lampung, merupakan hasil tracing dari pasien nomor 151, saat ini menjalani isolasi mandiri. Kemudian pasien nomor 168 yang merupakan balita usia 1 tahun 2 bulan berjenis kelamin perempuan dan hasil tracing pasien nomor 151, merupakan OTG dan sedang  menjalani isolasi mandiri.

“Dan terakhir pasien nomor 169 (50) berjenis kelamin perempuan dari Bandar Lampung, hasil tracing dari pasien nomor 141, juga merupakan OTG. Saat ini menjalani isolasi mandiri,” terang dokter Reihana saat melakukan konpers situasi terkini pandemi global Covid-19 di Lampung, Rabu (17/6/2020).

Selanjutnya disampaikan pula jumlah ODP per tanggal 17 Juni 2020 ada 3.337 orang, dengan rincian selesai dipantau 3.229, masih dipantau 100 orang dan yang meninggal 8 orang. Sementara jumlah PDP ada 144 orang, dengan rincian yang masih dirawat di ruang isolasi diberbagai rumah sakit rujukan 8 orang, pasien sembuh 109 orang, dan PDP yang meninggal adalah 27 orang. Sementara untuk jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 ada 169 orang, masih menjalani isolasi 40 orang, sembuh dalam arti negatif 117 orang dan yang meninggal 12 orang.

Reihana juga mengatakan, kita tidak tahu kapan pandemi Covif-19 ini akan berakhir. Akan tetapi kita  harus menjadi manusia produktif, agar aman dari virus corona dengan tatanan baru (life style) mematuhi protokol kesehatan.

“New normal sesuai pesan Presiden Jokowi dilakukan melalui empat tahapan. Tahap pra kondisi, tahap timing (kapan waktu yang tepat dilakukan new normal), tahap prioritas (daerah yang kita simulasikan untuk dilakukan new normal), serta tahap konsolidasi (antara lain melakukan evaluasi secara rutin),” pungkasnya. (Katrine)

Bagaimana Menurut Anda