Deteksi Dini Covid-19, Kominfo-Telkom Luncurkan Aplikasi ‘PeduliLindungi’

328

PALEMBANG, BERITAANDA – Telkom bekerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika menyediakan aplikasi ‘PeduliLindungi’ untuk melacak penyebaran Covid-19 yang berada di sekitar kita.

General Manager Telkom Wilayah Komunikasi Sumsel, Hari Purwanto mengatakan, aplikasi ini milik Kominfo, dalam hal ini Telkom sebagai lembaga yang mensupport pemerintah dalam aplikasi tersebut. Yang diluncurkan 27 Maret lalu. Dan hingga 26 April 2020, telah diunduh oleh lebih dari 3 juta pengguna secara nasional dan sampai saat ini semakin bertambah.

Hari mengatakan, aplikasi ini bekerja mengandalkan partisipasi masyarakat untuk saling membagikan data lokasinya saat bepergian, agar penelusuran kontak dengan penderita Covid-19 dapat dilakukan.

Aplikasi ‘PeduliLindungi’ akan mengumpulkan data yang diperlukan dari ponsel pengguna sambil mengaktifkan koneksi bluetooth. Ketika ada gadget lain dalam jangkauan bluetooth yang juga terdaftar dalam ‘PeduliLindungi’, akan terjadi pertukaran informasi yang direkam oleh masing-masing perangkat.

Selanjutnya, ‘PeduliLindungi’ akan mengidentifikasi orang-orang yang pernah berada dalam jarak dekat dengan orang yang dinyatakan positif Covid-19 atau PDP (pasien dalam pengawasan) dan ODP (orang dalam pengawasan).

“Aplikasi ini akan langsung memberikan notifikasi bahwa lokasi penggunaan saat ini sebagai zona apa, dan apakah orang yang berinteraksi dengannya orang sehat atau ODP, PDP bahkan positif Covid-19 sehingga pengguna bisa lebih waspada,” ujarnya, Selasa (5/5/2020).

Aplikais ini juga akan menunjukan lokasi pengguna berada apakah aman atau zona merah atau lainnya, sehingga pengguna aplikasi bisa lebih waspada. Aplikais juga akan memberikan informasi jika pasien positif Covid-19 keluar dari zona isolasi maksimal 300 meter, maka apliaksinya akan memberikan notifikasi ke tim satgas pusat sehingga pasien positif ini akan diperingatkan untuk kembali ke tempatnya dan jangan keluar.

Begitu juga dengan penggunaan aplikasi saat menyalakan bluetooth dan berkumpul dengan jarak dekat kurang dari satu meter lebih dari 10 orang, maka akan langsung terdeteksi karena akan memberikan notifikasi bahwa adanya kerumunan massa. Maka  satgas akan membubarkan kerumunan tersebut.

Aplikasi ini akurat sejauh data yang tersaji dalam dashboard terupdate, kemudian pengguna banyak dan mengaktifkan GPS serta bluetooth-nya. Sementara jika ingin menghemat baterai dan data, maka apliaksi bisa diatur mode non aktivitas sementara waktu dan kembali diaktifkan saat akan digunakan. Aplikasi ini juga aman dan menyimpan data pribadi penggunanya. Penggunaanya juga mudah cukup di download di app store atau google play, dan isi nama lengkap juga nomor telpon saja.

“Aplikasi ini bermanfaat bagi masyarakat karena memberikan notifikasi info Covid-19 di sekitarnya, dan juga membantu pemerintah mencegah penyebaran Covid-19,” tutup Hari. (Febri)

Bagaimana Menurut Anda