Dari Barcelona ke Indonesia, Indosat Hadirkan 5G Berbasis AI Lebih Dekat ke Masyarakat

13

BARCELONA, BERITAANDA – Dari perintah suara yang disampaikan ribuan kilometer jauhnya hingga aksi nyata di Indonesia, Indosat Ooredoo Hutchison bersama Nokia dan NVIDIA menunjukkan bagaimana teknologi dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Pada ajang teknologi global di Barcelona, Spanyol, Indosat menampilkan panggilan 5G berbasis kecerdasan artifisial (AI) pertama di Asia Tenggara. Uji coba ini menegaskan kesiapan teknologi Indosat sekaligus memberi gambaran masa depan transformasi digital Indonesia yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Selama uji coba, AI dan network intelligence bekerja berdampingan sehingga instruksi, data, dan video dapat dikirim secara real-time lintas negara dengan aman. Hal ini menunjukkan komitmen Indosat untuk menghadirkan AI lebih dekat ke kehidupan masyarakat, baik di rumah maupun di tempat kerja, termasuk di wilayah yang jauh dari pusat data.

Presiden Direktur dan CEO Indosat, Vikram Sinha mengatakan, pencapaian ini memastikan seluruh masyarakat Indonesia dapat merasakan manfaat digitalisasi dan AI. “Komitmen kami sederhana; tidak seorang pun boleh tertinggal,” ujarnya.

Melalui teknologi AI-RAN, Indosat mengintegrasikan kemampuan AI langsung ke dalam jaringan agar bekerja lebih cepat, cerdas, dan responsif. Pendekatan ini membantu meminimalkan latensi, meningkatkan efisiensi energi, serta mengoptimalkan penggunaan spektrum sehingga jaringan mampu menghadirkan dampak nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Implementasi tersebut membuka peluang luas, mulai dari petani yang dapat mengakses perangkat pertanian cerdas, tenaga kesehatan yang memanfaatkan diagnostik berbasis AI, hingga guru yang mampu mempersonalisasi pembelajaran bagi siswa di berbagai daerah.

Peran Indosat sebagai operator jaringan, pengelola pusat data, serta penyedia GPU-as-a-Service memungkinkan integrasi jaringan, cloud, dan AI dalam satu platform. Pendekatan terintegrasi ini mempercepat pengembangan layanan digital sekaligus mendukung keberlanjutan jangka panjang.

Chief Technology and AI Officer Nokia, Pallavi Mahajan, menyebut kolaborasi ini sebagai langkah penting dalam evolusi jaringan seluler. Ia menilai kerja sama antara Indosat, Nokia, dan NVIDIA berpotensi menetapkan tolok ukur global baru bagi jaringan berbasis AI sekaligus memberdayakan talenta lokal.

Sementara itu, Senior Vice President NVIDIA, Ronnie Vasishta menegaskan, AI-RAN merupakan platform distribusi kecerdasan yang memungkinkan penerapan AI canggih bagi masyarakat dan dunia usaha. Menurutnya, kombinasi perangkat lunak 5G Nokia dan komputasi terakselerasi NVIDIA mendukung blueprint pembangunan jaringan yang memperkuat ekosistem nasional serta mendorong pertumbuhan ekonomi.

Ke depan, Indosat berencana membangun empat klaster AI-RAN di berbagai wilayah Indonesia sebagai langkah menuju implementasi operasional. Inisiatif ini diharapkan memperkuat network intelligence, meningkatkan kualitas layanan, serta mempercepat pertumbuhan aplikasi berbasis AI.

Indosat juga mengembangkan AI-RAN Research Center di Surabaya untuk memperkuat kemampuan talenta lokal melalui kolaborasi dengan Nokia dan NVIDIA. Program pembelajaran di laboratorium inovasi global turut disiapkan guna memastikan talenta Indonesia menjadi bagian inti dalam kemajuan AI nasional.

Dengan wilayah yang luas dan masyarakat yang beragam, inovasi inklusif menjadi kebutuhan utama. Melalui integrasi AI langsung ke jaringan, Indosat berupaya memperluas layanan digital seperti smart city dan layanan publik, baik di perkotaan maupun daerah terpencil.

Inisiatif ini sekaligus memperkuat visi Indosat dalam membangun ekosistem AI yang inklusif, tangguh, dan berdaulat, serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Dengan pencapaian tersebut, Indosat menegaskan komitmennya untuk memastikan masyarakat Indonesia tidak hanya menggunakan AI, tetapi juga mampu membentuk dan memimpin pemanfaatannya demi masa depan yang lebih baik. (*)

Bagaimana Menurut Anda