OGAN KOMERING ILIR, BERITAANDA – Ruang Vidcon Polres OKI menjadi lokasi jajaran mengikuti kegiatan Commander Wish Kapolda Sumsel secara virtual, Senin (16/2/2026). Kegiatan ini bertujuan menyelaraskan arah kebijakan serta strategi organisasi kepolisian di wilayah Sumatera Selatan.
Kapolda Sumsel Sandi Nugroho menegaskan tiga pilar utama pelaksanaan tugas kepolisian, yakni tegak lurus terhadap arahan Presiden, implementasi program prioritas Kapolri Presisi, serta penguatan etos kerja melalui prinsip kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja ikhlas.
Keikutsertaan jajaran Polres OKI dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa keselarasan visi dan komando bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari konsolidasi internal menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks.
Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto menyampaikan, bahwa arahan Kapolda menjadi penegasan komitmen seluruh personel untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan serta menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah hukum OKI.
Menurutnya, Commander Wish Kapolda merupakan pedoman moral sekaligus operasional dalam pelaksanaan tugas di lapangan, khususnya dalam menjaga keamanan, meningkatkan pelayanan publik, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
Ia juga menekankan pentingnya soliditas internal, integritas personel, serta sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam menghadapi dinamika keamanan ke depan.
“Kami mendorong seluruh personel bekerja profesional, humanis, dan responsif. Stabilitas keamanan merupakan fondasi pembangunan, sehingga Polres OKI harus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” tegasnya.
Dalam konteks wilayah Kabupaten OKI yang luas dan memiliki beragam potensi kerawanan, implementasi arahan pimpinan dinilai sangat relevan. Upaya deteksi dini, respons cepat, serta pendekatan problem solving berbasis kemitraan terus diperkuat.
Momentum kegiatan virtual tersebut menjadi refleksi bahwa jajaran Polres OKI bergerak dalam satu garis komando bersama Polda Sumsel, dengan tujuan menjaga stabilitas keamanan sekaligus meningkatkan kepercayaan publik. Pada akhirnya, keberhasilan kepolisian tidak hanya diukur dari penegakan hukum, tetapi juga dari seberapa besar kepercayaan masyarakat yang mampu dijaga dan ditingkatkan. (Iwan)





























