COD Handphone Berujung Maut, Pemuda Asal Lubuk Seberuk Tewas Dibegal

49

OGAN KOMERING ILIR, BERITAANDA – Beragam motif kejahatan masih kerap terjadi. Seperti yang dialami Didik Firmansyah (23), warga Desa Lubuk Seberuk, yang menjadi korban perampokan sepeda motor hingga kehilangan nyawa.

Tidak hanya sepeda motor yang dirampas pelaku, korban juga meninggal dunia akibat luka bacok di bagian punggung. Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Senin Senin (19/1/2026) sekitar pukul 20.00 WIB di Jalan arah Moncol, Desa Sungai Belida, Kecamatan Lempuing Jaya, Kabupaten OKI.

Berdasarkan informasi yang beredar, kejadian bermula saat korban hendak menjual sebuah telepon genggam melalui sistem Cash On Delivery (COD). Diduga, korban dijebak oleh pelaku dan diarahkan ke lokasi yang sepi. Di tempat tersebut, korban diserang menggunakan senjata tajam hingga terjatuh dan meninggal dunia.

Sekretaris Desa Sungai Belida, Imam Sayuti, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengaku mengetahui kejadian itu dari informasi yang beredar di media sosial.

“Kejadian itu terjadi sekitar pukul 20.00 WIB di arah Moncol, Senin malam,” ujar Imam, Selasa (20/1/2026).

Menurut informasi yang beredar melalui pesan WhatsApp, awalnya korban bersama seorang rekannya diajak untuk melakukan COD handphone di wilayah Tugu Agung. Namun, pembeli kemudian mengubah lokasi pertemuan ke Desa Sungai Belida, tepatnya di depan gedung MBG milik Pak Sarwanto.

Setelah bertemu, pembeli berdalih hendak mengambil uang terlebih dahulu ke rumah bibinya. Melihat gelagat mencurigakan dan kondisi lokasi yang sepi, korban dan rekannya berniat meninggalkan tempat dengan alasan hendak membeli bensin karena bahan bakar hampir habis.

Namun, pembeli tidak mengizinkan mereka pergi hingga akhirnya terjadi duel satu lawan satu. Dalam perkelahian tersebut, korban Didik ditikam di bagian punggung. Korban sempat menyuruh rekannya untuk melarikan diri sebelum akhirnya tumbang.

Rekan korban kemudian meminta pertolongan kepada warga sekitar setelah melihat seorang warga yang sedang membakar bata. Saat kejadian, mereka tidak mengetahui bahwa lawan mereka membawa senjata tajam.

Sepeda motor milik korban dibawa kabur pelaku, sementara handphone yang hendak dijual tidak hilang. Korban selanjutnya dibawa oleh pihak Desa Lubuk Seberuk menggunakan ambulans ke rumah duka.

“Lokasi kejadian memang sepi, jalan tersebut menuju area pemakaman dan tidak memiliki penerangan,” pungkas Imam.

Sementara itu, Kapolsek Lempuing Jaya, Iptu M Hafiz, menyampaikan bahwa tim gabungan dari Polres OKI dan Polsek Lempuing Jaya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku.

“Korban merupakan warga Desa Lubuk Seberuk yang melakukan COD handphone ke Desa Sungai Belida. Mereka diarahkan ke jalan sepi dengan dalih mengambil uang,” jelas Hafiz.

Ia menambahkan, korban yang meninggal dunia sempat melakukan perlawanan hingga mengalami luka bacok di bagian punggung. Sementara rekannya selamat tanpa luka. Handphone sempat dibuang oleh korban yang selamat, sedangkan sepeda motor korban dirampas pelaku. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda