Cegah Corona, Warga Angkola Timur Adakan Posko Mandiri

344

TAPSEL-SUMUT, BERITAANDA – Terus merebaknya wabah virus corona atau Covid-19, membuat banyak pihak bergerak untuk melakukan upaya pencegahan. Salah satunya oleh warga Kecamatan Angkola Timur, Tapanuli Selatan (Tapsel).

Secara mandiri, relawan ini mendirikan posko pencegahan Covid-19 di Kelurahan Pargarutan, atau tepatnya di depan Puskesmas setempat. Relawan dari desa serta kelurahan ini secara bergantian bertugas memberi layanan di posko.

Ketua Relawan Lukman Hakim Harahap mengatakan, selain sebagai media center bagi warga desa dan kelurahan, posko ini berdaya guna sebagai sarana penyampaian edukasi dan sosialisasi tentang bahaya dan pencegahan Covid-19.

“Masyarakat kita beri pemahaman mendalam akan bahaya dari penularan virus corona. Mengantisipasi itu, masyarakat harus disiplin menerapkan physical distancing (jarak fisik). Edukasi itu terus kita lakukan,” katanya, Selasa (7/4/2020).

Di posko itu, kata dia, relawan berkoordinasi mensinkronkan kerjasama antara kecamatan dan desa/kelurahan dalam hal penanggulangan Covid-19 di wilayah Angkola Timur. Serta upaya untuk membekap posko yang ada di Puskesmas.

“Sebagai fasilitas pendukung, disediakan alat pengukur suhu tubuh serta bilik sterilisasi herbal berbahan minyak sereh wangi, getah pinus, dan tepung. Posko juga difungsikan jadi rumah singgah masyarakat bilamana ada pandemi,” ujarnya.

Lukman berharap, upaya yang mereka lakukan ampuh dalam membebaskan penyebaran Covid-19 di wilayahnya. Semoga bencana ini cepat berlalu, terlebih lagi dalam waktu dekat ini umat Islam akan memasuki bulan Ramadhan,” harapnya.

Adanya gerakan ataupun inisiatif relawan tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat. Pun demikian dari Camat Angkola Timur Ricky Hadamean Siregar, yang menilai hal itu mampu memutus mata rantai Covid-19 di wilayah yang dipimpinnya.

Keberadaan posko itu diharapkan Ricky mampu menggugah masyarakat ikut serta dalam menghalau penyebaran corona. Masyarakat harus taati anjuran pemerintah dalam antisipasi dan pencegahan Covid-19. Anjuran itu banyak disampaikan.

Sebut saja seperti meniadakan kegiatan yang melibatkan banyak orang, tidak bepergian keluar daerah, berdiam diri di rumah dan keluar jika perlu dengan strategi social distancing (jarak sosial), menerapkan PHBS, dan sering cuci tangan.

“Adanya kerjasama yang baik dari semua elemen, Insya Allah akan menghindarkan kita dari marabahaya. Dengan doa dan ikhtiar, mudah-mudahan kehadiran virus mematikan itu tidak pernah ada disekitar kita,” harapnya. (Anwar)

Bagaimana Menurut Anda