Catherine Adriane Saralee Raih Penghargaan Internasional, Mimpi Jadi Musisi Profesional Kian Dekat

7

PALEMBANG, BERITAANDA – Catherine Adriane Saralee mengharumkan nama Indonesia setelah berhasil meraih gelar juara pada ajang Singapore Golden Lion Awards 2026 International Music Festival yang digelar di Singapura.

Catherine, sapaan akrabnya, bercita-cita ingin menjadi musisi profesional dan juga dokter seperti ibunya. Siswi kelas VI Sekolah Harapan itu gemar bermain musik sejak kecil dan jatuh cinta pada piano.

Catherine berhasil menjadi salah satu dari tiga pemenang dalam lomba pianis tingkat internasional yang digelar di Singapura, atau pulang membawa Bronze Award. Penyuka olahraga basket itu mengikuti kompetisi tersebut setelah lolos seleksi yang digelar di Palembang pada akhir tahun lalu.

“Syarat bisa ikut kompetisi ini harus lolos kualifikasi dan meraih Diamond Award atau juara 1 dalam lomba piano yang diadakan oleh Indonesia National Piano Festival pada bulan November 2025. Setelah lulus seleksi, saya ikut dan Alhamdulillah menang,” kata Catherine, Jumat (13/2/2026).

Atlet penembak Sumsel itu tampil memukau juri internasional dengan membawakan lagu Watersprite yang ia mainkan di hadapan dewan juri.

Penyuka bahasa Mandarin itu mengatakan awalnya ia sempat gugup saat berkompetisi karena ini merupakan ajang lomba pertamanya di tingkat internasional. Namun setelah beberapa saat di atas panggung, ia mulai menyesuaikan diri dan menguasai penampilan dengan baik sehingga berhasil tampil prima membawakan lagu Watersprite yang telah disiapkan.

“Sebelum tampil, saya rutin latihan piano minimal 15 menit setiap hari,” ujarnya.

Selain itu, Catherine juga rutin mengikuti les piano satu kali setiap minggu sejak lama hingga sekarang.

Prestasi yang diraih Catherine tersebut juga mendapat dukungan dari KBRI Singapura yang siap mendukung penuh setiap upaya untuk mempromosikan dan mengangkat prestasi multitalenta anak-anak Indonesia seperti ini. Dukungan itu semakin menambah semangatnya untuk terus berjuang meraih cita-cita menjadi pianis profesional.

Cita-cita Catherine itu juga mendapat dukungan penuh dari keluarga, karena selama ini kegiatan sekolah dan ekstrakurikulernya didukung sang mama yang tetap meluangkan waktu mengantar jemput sekolah dan les di sela kesibukannya berpraktik sebagai dokter.

“Demi anak, saya dukung penuh dan dampingi untuk meraih cita-citanya agar tercapai,” kata dr Putri. (Febri)

Bagaimana Menurut Anda