Bupati Syahrul Resmi Buka MTQN ke52 Tapsel

289

TAPSEL-SUMUT, BERITAANDA – Pemukulan beduk oleh Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Syahrul M. Pasaribu, resmi tandai pembukaan MTQ ke-52 tingkat kabupaten, di lapangan bola Kelurahan Simarpinggan, Kecamatan Angkola Selatan, Jumat (13/3/2020) malam.

“Gelaran Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ini dipandang penting untuk memotivasi lahirnya qari dan qariah dan hafiz dan hafizah bertaraf kabupaten. Hal terpenting lagi dari itu, MTQ ini menyiarkan nilai-nilai luhur keislaman sesuai terkandung dalam Alquran,” kata bupati.

Melalui MTQ ini, Syahrul mengajak masyarakat supaya menjadikan Alquran sebagai pedoman hidup. Meyakini kebenaran Alquran, membaca, menghafal, sekaligus memahaminya dengan tafsir yang benar. Serta amalkan Alquran dalam seluruh sendi-sendi kehidupan.

Pada kesempatan itu, bupati juga menyinggung berbagai keberhasilan pembangunan di Tapsel. Mencakup kondusifitas kehidupan sehari-hari, infrastruktur, sosial keagamaan, iklim investasi, yang menurut Syahrul berjalan baik selama dua periode kepemimpinannya.

“Capaian pembangunan itu dapat terealisasi berkat semangat kerja keras, kerja ikhlas, dan kerja tuntas. Hal ini harus dipertahankan serta dilanjutkan demi mewujudkan masyarakat Tapanuli Selatan yang sehat, cerdas, dan sejahtera,” tutur Syahrul mengingatkan.

Dia mengatakan, itu karena mengingat jabatan yang diembannya akan berakhir tahun 2021 mendatang. Maka itu, Syahrul pun memandang siapapun nantinya sosok yang akan mencalon sebagai kepala daerah dan wakil kepala daerah di Tapsel adalah sosok ingin membangun.

“Kendati demikian, dalam menentukan calon pemimpin haruslah memilih terbaik dari yang baik tersebut. Lihat sisi moral, intelektual atau kelakuannya. Juga bibit, bobot, dan bebetnya. Pilihan inilah yang pastinya bakal menentukan nasib masyarakat ke depan,” pesan Syahrul.

Terkait lokasi MTQ, tidak lupa bupati ucapkan apresiasi serta rasa terima kasih Kepada pihak PT. ANJ yang telah menghibahkan areal/lokasi seluas lebih kurang 1 hektare, ditambah hibah dari salah satu masyarakat, Buhori Munthe, seluas lebih kurang 520 meter persegi. (Anwar)

Bagaimana Menurut Anda