Bupati Soekirman Tinjau Tanggul Jebol di Sei Belutu

131

SERGAI-SUMUT, BERITAANDA – Bupati Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) Ir. H. Soekirman meninjau tanggul jebol di Sei Belutu Kecamatan Sei Bamban, Jumat (12/6/2020).

Jebolnya tanggul ini mengakibatkan beberapa areal persawahan penduduk terendam banjir dari aliran Sungai Belutu.

“Untuk itu kami hadir dalam rangka monitoring dan memberikan semangat kepada masyarakat serta melihat langsung inisiatif Dinas PUPR, Camat Sei Bamban beserta muspika, unsur desa sekaligus tokoh masyarakat yang melakukan gotong-royong bersama-sama,” kata bupati.

Apresiasi dan terimakasih ditunjukkan bupati kepada seluruh yang hadir atas kekompakan dalam melaksanakan pekerjaan secara bergotong-royong. Begitupun kepada Balai Wilayah Sungai (BWS) Wilayah II Sumut yang hari ini memberikan bantuan kawat bronjong guna memperbaiki tanggul yang jebol tersebut.

“Sepanjang 10 meter tanggul yang jebol, saat ini tengah dikebut untuk segera diperbaiki, karena kita melihat cuaca di hulu kemungkinan akan kembali turun hujan. Saya meminta kepada Camat Sei Bamban agar terus mengimbau warga, terutama kelompok tani, P3A, masyarakat, dan pemilik sawah untuk menggiatkan budaya gotong-royong,” pungkas bupati.

Sementara Kadis PUPR Ir. Johan Sinaga, MAP menyampaikan, pihaknya langsung bergerak ke lokasi jebolnya tanggul setelah mendapatkan instruksi dari bupati serta laporan dari camat dan masyarakat. Hal ini adalah reaksi cepat sebagai aparatur pemerintah guna menghadirkan negara di tengah-tengah masyarakat.

“Untuk pelaksanaan perbaikan tanggul yang jebol sepanjang 10 meter ini, kami mengerahkan seluruh jajaran, baik dari tenaga honorer maupun ASN yang ada di lingkungan Dinas PUPR, bersama camat, muspika, serta masyarakat agar perbaikan dapat segera diselesaikan. Untuk material perbaikan tanggul yang jebol ini, kami juga mendapat support bahan kawat bronjong dari BWS Wilayah II Sumut,” tegas dia.

Kadis Ketahanan Pangan Ir. M Aliuddin, MP menambahkan, dengan adanya beberapa kerusakan pengairan di wilayah Sergai, belum ada pengaruh langsung atas ketersediaan pangan yang ada.

“Sampai kini ketersediaan pangan berupa beras di Kabupaten Sergai masih cukup aman. Namun demikian, kita berharap permasalahan tanggul jebol seperti ini dapat secepatnya segera diperbaiki sehingga masyarakat dapat menanam kembali tanaman yang rusak. Nanti, pemerintah daerah melalui Dinas Ketahanan Pangan akan memberikan bantuan pengganti bibit padi yang terdampak banjir,” jelas dia. (Dipa)

Bagaimana Menurut Anda