BANDAR LAMPUNG, BERITAANDA – Brigadir Satu (Briptu) Sarining Pangestuti menjadi satu-satunya polwan di jajaran Polda Lampung yang akan ditugaskan di misi perdamaian dunia di bawah organisasi Internasional Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) atau United Nations (UN).
Sari panggilan akrabnya, saat ini menginjak usia 24 tahun merupakan anak kedua dari dua saudara yang tinggal di Kabupaten Tulang Bawang, dan sehari-hari bertugas di Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tulang Bawang. Ia bergabung dalam kontingen Satuan Tugas Garuda Bhayangkara Formed Police Unit (FPU) 3 Minusca yang ditugaskan di Bangui, Afrika Tengah pada September nanti.
Pada bulan Agustus 2020, Briptu Sari melaksanakan pendaftaran dan mengikuti tes seleksi misi internasional pasukan PBB Polri yakni FPU (Formed Police Unit) 3 Minusca dengan beberapa test yang dilalui, antara lain test psikologi, test komputer, test kesehatan, test jasmani, test bahasa Inggris, test menembak, dan test mengemudi.
“Dari 12 peserta yang mengikuti test di Polda Lampung pada bulan Februari 2021, saya mendapatkan hasil pengumuman misi internasional ke negara Central Africa, dan ternyata saya berhasil lulus serta terpilih dalam proses seleksi ini dan menjadi salah satu dari 154 orang se-Indonesia serta menjadi satu – satunya perwakilan polwan dari Polda Lampung yang berhasil lolos terpilih dalam misi ini,” ungkap Briptu Sari, Senin (12/7)
Pada awal bulan April 2021, ia memulai pelatihan FPU 3 Minusca yang dilaksanakan di Pusat Pendidikan (Pusdik) Lantas di Serpong dan mengikuti kegiatan pelatihan selama 5 bulan yang rencananya akan melaksanakan penugasan (deploy) pada awal bulan September 2021. Ia pun mengikuti rangkaian pelatihan bersama peserta lainnya sebanyak 154 personel.
Dalam misi ini, Briptu Sari menjadi polwan satu-satunya yang dipercaya untuk menjinakkan kuda besi tempur berlapis baja yakni kendaraan Armoured Personnel Carrier (APC) Phantom milik UN. Dan siapa sangka prosesnya sangatlah tidak lama dan saat ini ia sudah mahir dan mampu menguasai kendaraan lapis baja tersebut.
“Saya merasa bangga sekali karena menjadi salah satu perwakilan yang lolos dalam seleksi dan berkesempatan untuk mengikuti pelatihan hingga pemberangkatan misi September ini. Banyak sekali yang menjadi alasan saya untuk memilih mengikuti misi PBB ini, karena pastinya banyak pengalaman yang saya dapatkan di luar tugas sehari-hari sebagai anggota Unit Tipidkor Satreskrim Polres Tulang Bawang Polda Lampung sehingga dapat meningkatkan kapabilitas saya sebagai anggota Polri dan dalam hal berbahasa Inggris maupun Perancis. Tak hanya itu, saya juga memperoleh banyak rekan kerja yang saya anggap sebagai keluarga baru dari beragam satuan kerja (satker) dan fungsi di seluruh Indonesia,” ujarnya.
Terpisah, Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, contoh figur-figur seperti inilah yang diharapkan pimpinan Polri untuk menjadi penyemangat bagi para Brigadir – Brigadir Polri, khusunya di Polda Lampung untuk senantiasa berkarya dan mengukir prestasi di kancah internasional untuk membawa harum nama baik Polri. (Katrine)




























