Bertemu Gubernur Edy Rahmayadi, Ini yang Disampaikan Bupati Soekirman

750

SERGAI-SUMUT,BERITAANDA – Bupati Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) Ir. H. Soekirman bersama Ikatan Persaudaraan Alumni (IPA) Resimen Mahasiswa Sumatera Utara (Mentara) beraudiensi dengan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, Senin (20/1/2020).

Bupati Soekirman yang merupakan anggota istimewa IPA Mentara pada sambutannya mengatakan, bahwa Resimen Mentara ini selalu aktif melakukan kegiatan sosial.

“Kami beberapa kali melakukan bakti sosial berupa sunatan massal, pemeriksaan kesehatan gratis hingga penanaman pohon di Kabupaten Karo dan Sergai. Kedepan akan semakin kita lengkapi dengan konsep strategis lewat seminar-seminar untuk membahas pembangunan yang dilakukan di Sumut,” jelas dia.

“IPA Mentara bukanlah tandingan untuk Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (IARMI) Sumut. Kami bukanlah organisasi tandingan untuk IARMI Sumut, karena seluruh anggota IPA Mentara adalah anggota dari IARMA Sumut. Kami pun hanya ingin mempererat silaturahim antar alumni Ringdam Siantar,” tambah dia.

Sementara Gubernur Edy Rahmayadi mengharapkan, kedepan terjalin sinergi yang baik antara Pemprov Sumut dengan para alumni IPA Mentara.

“Saya senang melihat abang-abang sekalian, di usia senja masih memikirkan pembangunan di Sumut ini, dengan melakukan beberapa kegiatan bakti sosial kepada masyarakat. Kalau bisa kedepan, pemprov pun bisa bersinergi dalam kegiatan IPA Mentara,” kata dia.

Gubernur berharap dengan arahan dari para alumni Menwa bisa menjadi salah satu komponen warga negara yang mendapat pelatihan militer (unsur mahasiswa).

“Di luar negeri ada namanya bela negara, di Inggris itu walau pun keluarga kerajaan, harus mengikuti wajib militer. Untuk itu negara ini membutuhkan Menwa, untuk membangun kesadaran berbangsa dan bernegara,” tegas dia.

Berangkat dari jumlah anggota Menwa yang saat ini hanya 120 orang resimen di Sumut, gubernur pun menginginkan agar kedepan para alumni solid untuk memberikan masukan pada 9 satuan Menwa yang terdiri dari Unimed, USU, UINSU, UMSU, UISU, ITM, Quality, STIP-AP dan Sari Mutiara.

“Lama-lama nanti akan hilang mereka, karena tak tahu arah apa yang mau dilakukan, padahal dahulu kan berebut orang ingin menjadi Menwa, untuk itu alumni pun harus solid,” pungkas dia. (Dipa)

Bagaimana Menurut Anda