Arus Masuk-Keluar Bandara SMB II Lancar, Pengguna Mulai Adaptasi Sistem Parkir Non Tunai

124

PALEMBANG, BERITAANDA – Arus kendaraan di pintu masuk dan keluar Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II pada Jumat (14/11/2025) terpantau lancar. Tidak terlihat antrean panjang seperti sehari sebelumnya yang sempat viral dan menimbulkan keluhan dari para pengguna jasa bandara.

Pantauan di lapangan menunjukkan kendaraan dapat langsung masuk dengan melakukan tap kartu uang elektronik tanpa hambatan berarti. Situasi serupa juga terlihat di pintu keluar, dimana kendaraan bergerak tanpa antrean.

Kondisi lebih tertib ini terjadi karena sebagian besar pengguna sudah mulai memahami dan menyesuaikan diri dengan aturan baru sistem parkir non tunai yang diberlakukan sejak 10 November. Mereka telah menyiapkan kartu uang elektronik sebelum memasuki area parkir.

Meski demikian, masih ditemukan beberapa pengendara, baik mobil maupun motor yang belum mengetahui aturan baru tersebut. Petugas kemudian mengarahkan mereka ke jalur hybrid, yaitu jalur yang masih melayani pembayaran tunai sekaligus non tunai.

“Solusi sementara, kami membuka satu jalur hybrid yang bisa melayani transaksi tunai dan non tunai untuk mengakomodir pengendara yang tidak punya kartu uang elektronik,” kata Kepala Sentral Komunikasi Lanud Sri Mulyono Herlambang Palembang, Andi Rishas Permana Djalil.

Andi berharap seluruh pengguna jasa bandara dapat segera memahami kebijakan baru ini. Menurutnya, sistem non tunai diterapkan untuk mempercepat proses masuk-keluar kendaraan sehingga antrean panjang tidak lagi terjadi. Cukup dengan menempelkan kartu, saldo akan otomatis terpotong sesuai durasi parkir dan jenis kendaraan.

Saat ini, sistem parkir non tunai Bandara SMB II hanya melayani empat jenis kartu uang elektronik, yaitu Brizzi (BRI), e-Money (Bank Mandiri), Flazz (BCA), dan BSB Cash (Bank Sumsel Babel). Bandara belum menerima kartu elektronik lain seperti BNI TapCash, maupun pembayaran digital berbasis QRIS dan dompet digital.

Kebijakan baru ini diharapkan membuat layanan parkir Bandara SMB II setara dengan bandara besar lainnya di Indonesia, sekaligus mengurangi potensi kemacetan di gerbang parkir. (Febri)

Bagaimana Menurut Anda