Antisipasi Bencana dan Tingkatkan Kemampuan Personel, Brimob Polda Sumsel Adakan Pelatihan SAR Gabungan

135

PALEMBANG, BERITAANDA – Mengingat Provinsi Sumatera Selatan pada akhir-akhir ini sering dilanda hujan dan tidak menutup kemungkinan bencana banjir kembali melanda. Untuk itulah, Brimob Polda Sumsel mengadakan pelatihan SAR gabungan bersama Dit Pol Airud dan TNI AL Palembang dalam rangka meningkatkan kemampuan SAR bagi setiap personel, Rabu (17/3).

Kemampuan SAR ini sangat diperlukan, apalagi mengingat kejadian bencana alam sewaktu-waktu bisa terjadi, sehingga kesiap-siagaan SAR harus ditingkatkan.

Latihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada setiap anggota Brimob Polda Sumsel akan cara pengoperasian perahu karet, sehingga menunjang kemampuan personel tersebut dalam tugas di lapangan.

Dansat Brimob Polda Sumsel Kombes Pol. Yudo Nugroho Sugianto, SIK selaku inspektur upacara menyampaiakan, latihan ini juga guna meningkatkan sinergitas antara sesama anggota TNI-Polri dalam bertugas di lapangan.

“Dengan diadakannya latihan ini agar terbetuk jiwa kemanusian terhadap masyarakat sewaktu bertugas di lapangan,” kata dia.

“Selain itu, latihan ini juga bertujuan untuk mengasah kemampuan Brimob Sumsel dalam hal SAR, sehingga siap untuk menghadapi tantangan tugas kedepannya. Dan juga tidak ada rasa ragu dalam menghadapi semua tugas-tugas yang akan datang, terutama pada tantangan tugas yang berhubungan dengan Serch and Rescue,” tambahnya.

Kasubbag Dalops AKP Tony Saputra, SIK yang turut hadir dalam kegiatan ini mengatakan, sasaran latihan ini adalah untuk melatih dan mengasah setiap kemampuan SAR yang dimiliki oleh personel Brimob Sumsel, dan untuk menjaga ketahanan fisik personel dalam proses evakuasi korban banjir, serta untuk sarana mendidik, melatih personel agar paham akan tugas popok masing-masing dan lebih profesional.

“Latihan ini mengajarkan teknik evakuasi dan penyelamatan korban di perairan dan cara pengoperasian perahu karet berdasarkan SOP yang berlaku untuk mengurangi kesalahan prosedural dalam penanganan korban,” pungkas dia. [Iwan]

Bagaimana Menurut Anda