640 Peserta Berpartisipasi Ikuti Lomba Story Telling dan Mading

231

MUARA, ENIM BERITAANDA – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Muara Enim gelar lomba story telling dan mading yang diikuti sebanyak 640 pelajar tingkat TK, SD/MI, SLTP/MTs dan SLTA/MA sederajat, bertempat di Gedung Kesenian Putri Dayang Rindu Muara Enim, Senin (29/7/2019).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Muara Enim yang diwakili oleh Staf Ahli Kemasyaratan dan SDM Panca Surya Dinata SH, serta dihadiri ratusan siswa TK, SD, SLTP dan SLTA sederajat negeri dan swasta se-Kabupaten Muara Enim.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Muara Enim Ir Maryana mengatakan, tujuan penyelenggaraan kegiatan pemasyarakatan minat dan kebiasaan membaca untuk mendorong terwujudnya masyarakat pembelajar (story telling) tingkat TK, SD/MI, SMP/MTS dan SMA/SMK/MA ini untuk menumbuh kembangkan semangat dan motivasi minat budaya baca di sekolahan.

Lanjut dia, juga untuk memberi pelatihan kepada peserta menjadi pencerita atau pendongeng yang baik dan mampu untuk merealisasikan apa yang ada dalam teori dapat dipraktekan dengan sebuah lukisan.

“Kemudian menciptakan kemampuan siswa-siswi untuk bercerita dan mendongeng serta meningkatkan keterampilan membuat mading. Lalu untuk meningkatkan kreatifltas, motivasi dan minat budaya baca,” jelas dia.

Masih dikatakan Maryana, lomba story telling dan mading tersebut dilaksanakan selama tiga hari dari tanggal 29-31 Juli 2019, di Gedung Kesenian Putri Dayang Rindu Kabupaten Muara Enim.

Bupati Muara Enim yang diwakili oleh Staf Ahli Kemasyaratan dan SDM Panca Surya Dinata mengatakan, bahwa perpustakaan merupakan penunjang yang sangat panting bagi dunia pendidikan, dunia ilmu pengetahuan, dunia usaha hingga meluas ke semua sektor kehidupan sebagai sarana informal dan referensi.

“Hal ini sejalan dengan penerapan yang dimiliki perpustakaan, yaknl sebagai sarana belajar, penelitian dan informasi serta pengubah peradaban dapat memberikan kontribusi penting dalam rangka ikut mencerdaskan kehidupan bangsa dan negara, sesuai dengan yang telah diamanahkan dalam Undang-Undang Dasar 1945. Perpustakaan sangat menunjang proses pendidikan sehingga bangsa Indonesia tidak selalu ketinggalan dalam kecerdasan intelektual,” terang dia.

Kegiatan ini, kata Panca, adalah untuk meningkatkan kompetensi pengetahuan dan keterampilan siswa dalam membuat mading.

“Kepada pemenang atau juara iomba mading akan diberikan hadiah berupa piagam penghargaan dan uang pembinaan. Bagi peserta dan dewan juri bekerjalah dengan baik dan sungguh-sungguh serta objektif,” pungkas dia. (Angga)

Bagaimana Menurut Anda