SERGAI-SUMUT, BERITAANDA – Tren positif penurunan angka pasien Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) terhenti. Setelah hampir 3 pekan tidak terjadi penambahan korban, kembali dilaporkan adanya warga Sergai yang dinyatakan positif Covid-19.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Drs. H. Akmal, AP, M.Si dalam keterangannya lewat pesan Whatsapp, Jumat (3/7/2020), menyebutkan jika kali ini ada 2 warga Kabut Tanah Bertuah Negeri Beradat yang mesti mendapat perawatan intensif akibat terpapar virus Corona.
“Korban pertama bernisial Sj (34 tahun), pria asal Kecamatan Sei Rampah. Sesuai dengan kronologis yang diinformasikan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sergai dr. Bulan Simanungkalit, M.Kes, korban pergi berobat ke RS. Martha Friska di Kota Medan, karena yang bersangkutan mengalami gejala pilek, sakit tenggorokan, batuk dan sesak nafas pada tanggal 26 Juni lalu. Dan Sj kemudian menjalani perawatan. Dinkes Provinsi Sumatera Utara (Provsu) lalu menginformasikan kepada Dinkes Sergai bahwa yang bersangkutan masuk ke kategori pasien dalam pengawasan (PDP),” terang Akmal.
Akmal lalu menambahkan, korban selanjutnya menjalani Polymerase Chain Reaction (PCR) test. Lalu pada tanggal 2 Juli, Dinkes Sumut merilis hasil tes yang menyatakan jika Sj positif terjangkit Covid.
“Sedangkan korban kedua berinisial Sp (49 tahun) yang berdomisili di Kecamatan Tebing Syahbandar. Serupa dengan korban pertama, yang bersangkutan ini juga pergi berobat setelah mengalami gejala pilek, sakit tenggorokan, batuk dan sesak nafas ke RS Mitra Sejati Kota Medan pada tanggal 29 Juni 2020. Sesuai prosedur, korban juga dimasukkan dalam kategori PDP dan selanjutnya menjalani PCR test. Hasil tes korban kedua bersamaan rilisnya dengan korban pertama, yaitu tanggal 2 Juli dan ia juga dinyatakan positif,” katanya.
Tim Gugus Tugas melalui Dinkes Sergai langsung bergerak cepat dengan melaksanakan prosedur tracing atau pelacakan terhadap orang-orang yang menjalin kontak erat dengan kedua korban. Tim dari Dinkes juga direncanakan akan menjalankan prosedur PCR test terhadap keluarga para pasien pada hari Senin (6/7/2020).
“Selain itu, Dinkes juga telah melakukan usaha preventif demi mencegah penularan Covid 19 di sekitar lingkungan tersebut dengan cara melakukan disinfeksi, yaitu penyemprotan cairan disinfektan terhadap rumah dan lingkungan tempat tinggal yang bersangkutan. Dinkes pun sudah melaksanakan serangkaian prosedur preventif sesuai dengan mekanisme yang berlaku. Warga juga diberikan imbauan untuk disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan demi memutus mata rantai pandemi Covid-19,” terang Akmal.
Dengan bertambahnya pasien terkonfirmasi Positif Covid-19 ini, lanjut Akmal, maka jumlah warga yang positif Covid-19 ada 19 kasus. Akan tetapi, sebanyak 14 orang telah dinyatakan sembuh, 4 orang masih dalam perawatan dan 1 orang telah meninggal dunia. (Dipa)






























