Polres OKI Gencarkan Pendampingan Pekarangan Pangan Bergizi, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

11

OGAN KOMERING ILIR, BERITAANDA – Melalui peran Bhabinkamtibmas sebagai polisi penggerak, jajaran Polres Ogan Komering Ilir (OKI) terus gencar melakukan pendampingan terhadap pemanfaatan lahan pekarangan pangan bergizi, sebagai bentuk komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Pada Ahad (4/10/2026) mulai sekitar pukul 09.00 WIB, dua personel Bhabinkamtibmas di wilayah hukum Polres OKI secara serentak melaksanakan kegiatan program II, yakni pengecekan dan pendampingan pekarangan pangan bergizi.

Kegiatan pertama dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Mesuji Makmur, Brigpol Jendri Wahyudi SH. Kegiatan tersebut berlangsung di lahan milik warga bernama Yudi, yang berada di Kecamatan Mesuji Makmur, Kabupaten OKI.

“Lahan dengan luas 10 meter x 30 meter tersebut dimanfaatkan untuk budidaya tanaman singkong yang merupakan salah satu komoditas pangan pokok yang mudah dibudidayakan dan memiliki nilai gizi,” ujar Kasi Humas Polres OKI, Iptu Hendi Yusrian, Senin (5/10/2026).

Tidak hanya di Mesuji Makmur, kegiatan serupa juga dilaksanakan di wilayah Kecamatan Tulung Selapan. Kata dia, Bhabinkamtibmas Polsek Tulung Selapan Brigpol Andi Surya SH melakukan pendampingan di lahan milik Arif.

“Lahan seluas 10 meter x 30 meter tersebut ditanami tanaman jagung yang diharapkan dapat menjadi sumber pangan bergizi bagi keluarga dan masyarakat sekitar,” tandas dia.

Kasi Humas Polres OKI menjelaskan, bahwa program pekarangan pangan bergizi ini merupakan implementasi dari Program Asta Cita Presiden RI dalam bidang ketahanan pangan. Polri hadir tidak hanya sebagai penjaga keamanan, namun juga sebagai penggerak masyarakat untuk mandiri pangan.

“Melalui program II ini, Bhabinkamtibmas kami instruksikan untuk aktif turun ke lapangan, melakukan pengecekan, memberikan motivasi dan pendampingan kepada warga agar lahan tidur atau pekarangan rumah bisa dimanfaatkan menjadi lahan produktif. Seperti hari ini, ada lahan singkong dan jagung yang kami dampingi,” jelas dia.

Ia menambahkan, pendampingan akan terus dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari proses penanaman, perawatan, hingga masa panen. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian warga serta mewujudkan ketahanan pangan dari tingkat desa. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda