Polres OKI Gelar Subuh Keliling, Kapolres Ajak Warga Cegah Karhutla dan Jauhi Narkoba

15

OGAN KOMERING ILIR, BERITAANDA – Polres Ogan Komering Ilir (OKI) terus memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan subuh keliling. Selain menjadi sarana mempererat silaturahmi, kegiatan ini dimanfaatkan untuk mengajak warga bersama-sama mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla), penyalahgunaan narkoba, serta perjudian daring atau judi online.

Kegiatan tersebut dipimpin Kapolres OKI AKBP Agung Adhitya Prananta SH SIK MH bersama para pejabat utama (PJU) Polres OKI dengan melaksanakan Salat Subuh berjamaah di Masjid Al Anshor, Kelurahan Celikah, Kecamatan Kayuagung, Sabtu (17/10/2026).

Dalam kesempatan itu, Kapolres menyampaikan sejumlah imbauan terkait persoalan yang membutuhkan perhatian dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Terkait pencegahan karhutla, Kapolres mengingatkan masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Selain berpotensi merusak lingkungan, kebakaran hutan dan lahan juga dapat menimbulkan gangguan kesehatan serta menghambat aktivitas masyarakat.

Kapolres juga menekankan pentingnya peran keluarga dan lingkungan dalam mencegah penyalahgunaan narkoba, terutama di kalangan generasi muda. Menurutnya, kepedulian bersama diperlukan agar generasi muda tidak terjerumus dalam penyalahgunaan barang terlarang tersebut.

Selain itu, masyarakat diimbau menjauhi praktik judi online yang dapat menimbulkan kerugian ekonomi, memicu konflik keluarga, serta berdampak buruk terhadap kehidupan sosial.

“Melalui kegiatan subuh keliling ini, kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Pencegahan karhutla, pemberantasan narkoba, dan upaya menjauhi judi online membutuhkan kepedulian serta peran aktif seluruh elemen masyarakat,” ujar Kapolres.

Ia juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada kepolisian apabila mengetahui adanya potensi gangguan keamanan maupun aktivitas yang diduga melanggar hukum di lingkungan sekitar.

Menurutnya, terciptanya situasi yang aman dan kondusif tidak hanya bergantung pada kehadiran aparat kepolisian, tetapi juga membutuhkan kesadaran, kepedulian, dan partisipasi aktif masyarakat.

Melalui kegiatan subuh keliling, dia berharap komunikasi dengan masyarakat semakin erat, sekaligus memperkuat kemitraan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir.

“Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran bersama bahwa menjaga kelestarian lingkungan, melindungi generasi muda dari bahaya narkoba, dan menghindari judi online merupakan tanggung jawab bersama demi mewujudkan masyarakat yang aman, tertib, dan sejahtera,” pungkasnya. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda