Kabut Asap Tebal, 18 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Terdampak

2

PALEMBANG, BERITAANDA – Sebanyak 18 penerbangan di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang terdampak kabut asap pada hari ini, Senin (5/10/2026).

General Manager Bandara Internasional SMB II Palembang, Ahmad Syaugi mengatakan, sejumlah penerbangan mengalami penundaan akibat kabut asap tebal sejak pagi hari. Penundaan terjadi karena jarak pandang di sekitar bandara berada di bawah batas minimal keselamatan penerbangan.

“Ada 18 penerbangan terdampak hari ini, baik keberangkatan maupun kedatangan,” katanya saat dikonfirmasi.

Penerbangan yang terdampak tersebut merupakan penerbangan rute domestik dan internasional, dengan rincian 11 penerbangan keberangkatan dari Bandara SMB II Palembang ke sejumlah bandara lainnya di tanah air.

Penerbangan terdampak khususnya pada pagi hari mulai pukul 06.00 WIB, dengan berbagai maskapai mulai dari Citilink, Super Air Jet, Pelita Air, Garuda Indonesia, Batik Air hingga AirAsia.

11 penerbangan terdampak tersebut merupakan keberangkatan dari Bandara SMB II Palembang dengan tujuan Pangkalpinang, Batam, Jakarta, Kuala Lumpur, Malaysia, dan Kualanamu, Medan.

Sementara itu, tujuh penerbangan yang terdampak penundaan kedatangan berasal dari maskapai Super Air Jet, Citilink, Garuda Indonesia, dan AirAsia, dengan bandara asal Kuala Lumpur, Malaysia, Kualanamu, Medan, Cengkareng, Jakarta, Batam, Pangkalpinang, dan Yogyakarta.

Penundaan dilakukan sebagai langkah keselamatan menyusul kondisi jarak pandang yang terbatas akibat kabut asap.

“Penundaan keberangkatan yang disebabkan oleh terbatasnya jarak pandang akibat kabut asap ini dilakukan guna menjaga keselamatan, baik penumpang maupun kru pesawat,” ujar Ahmad Syaugi.

Penumpang yang terdampak diimbau untuk mengikuti informasi dan arahan petugas bandara serta berkoordinasi dengan maskapai masing-masing terkait perkembangan jadwal penerbangan.

Sementara itu, salah satu penumpang Garuda Indonesia, Jadi mengatakan, dirinya terbang dari Jakarta menuju Palembang dan mengalami delay hingga dua jam karena kabut asap.

Seharusnya penerbangannya berangkat pukul 09.30 WIB, tetapi tertunda hingga dua jam karena menunggu pesawat dari Palembang yang terlambat sehingga jadwal penerbangan harus digeser.

“Seharusnya terbang 09.30 WIB dan sampai di Palembang pukul 10.30 WIB, tetapi baru sampai pukul 12.20 WIB,” katanya.

Dia tidak menyangka akan terdampak kabut asap, padahal sudah memilih penerbangan yang terbang siang hari, bukan pagi hari. Jadi berharap kabut asap segera bisa diatasi. (Febri)

Bagaimana Menurut Anda