BNNK OKI Perkuat Sinergi P4GN di Kawasan Rawan Narkoba Desa Sedyo Mulyo

2

OGAN KOMERING ILIR, BERITAANDA – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Ogan Komering Ilir (OKI) terus memperkuat pertahanan di wilayah yang masuk kategori kawasan rawan narkoba. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menggelar rapat sinergi program stakeholder pada kawasan rawan narkoba di Desa Sedyo Mulyo, Kecamatan Mesuji Raya, Kabupaten OKI.

Kegiatan yang bersumber dari anggaran DIPA-066.01.2.403709/2026 ini dilaksanakan pada Selasa (6/10/2026) mulai pukul 08.00 WIB, bertempat di Kantor Desa Sedyo Mulyo, Kecamatan Mesuji Raya.

Rapat sinergi ini dipimpin langsung oleh Kepala BNNK OKI AKBP Irfan Arsanto S.Sos, didampingi Ketua Tim Pemberdayaan Masyarakat Dedi Mashuri S.Sos, serta jajaran Tim Pemberdayaan Masyarakat BNNK OKI yang terdiri dari Pengolah Data dan Informasi Yossy Andri Ani S.Kom, Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Pertama Sarina SM, dan Staf Rangga.

Kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta yang merupakan perwakilan masyarakat Desa Sedyo Mulyo, perangkat desa, serta stakeholder terkait di tingkat kecamatan.

Acara diawali dengan pembukaan resmi, pembacaan doa, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan mars BNN sebagai bentuk penanaman nilai nasionalisme dan komitmen perang melawan narkoba. Suasana berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan.

Dalam sambutannya, Kepala BNNK OKI AKBP Irfan Arsanto S.Sos menegaskan, bahwa perang melawan narkoba tidak bisa dilakukan sendiri oleh BNN. Dibutuhkan peran dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, pemerintah desa, kecamatan, dan pemerintah daerah dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

“Kawasan rawan narkoba harus kita ubah menjadi kawasan yang Bersinar (Bersih dari Narkoba). Kuncinya adalah sinergi. Masyarakat harus menjadi garda terdepan dalam menjaga lingkungannya sendiri,” tegas AKBP Irfan Arsanto di hadapan peserta.

Rapat sinergi ini juga menghadirkan narasumber dari pemerintah daerah. Sambutan sekaligus pemaparan materi disampaikan oleh Camat Mesuji Raya terkait kebijakan dan sinergi pemerintah daerah pada kawasan rawan narkoba. Camat menekankan pentingnya dukungan kebijakan dari tingkat kecamatan dan desa untuk memperkuat program P4GN.

Puncak kegiatan adalah penyampaian materi oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman, dan Hortikultura Kabupaten OKI, Hendri Wardison SP M.Si. Ia membawakan materi dengan tema optimalisasi peran pemberdayaan alternatif pada kawasan rawan narkoba melalui tanaman hidroponik dengan tema membangun kemandirian ekonomi dan lingkungan yang bersih dari narkoba.

Dalam materinya, Hendri menjelaskan bahwa pemberdayaan alternatif menjadi solusi jangka panjang untuk mengalihkan masyarakat dari kerawanan narkoba. Melalui pengembangan tanaman hidroponik, masyarakat tidak hanya diajak untuk hidup sehat dan bersih dari narkoba, tetapi juga dibangun kemandirian ekonominya.

“Program hidroponik dinilai sangat cocok diterapkan di Desa Sedyo Mulyo karena tidak memerlukan lahan luas, ramah lingkungan, dan memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Dengan ekonomi yang mandiri, masyarakat akan lebih kuat dan tidak mudah terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika,” ujarnya.

Secara umum, lanjut dia, kegiatan rapat sinergi ini bertujuan untuk meningkatkan sinergi dan kolaborasi antara BNNK OKI, pemerintah daerah, pemerintah kecamatan dan desa, serta masyarakat dalam upaya P4GN di Desa Sedyo Mulyo.

Selain itu, kata dia lagi, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan peran aktif masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba serta mendorong pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan alternatif yang produktif.

“Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan Desa Sedyo Mulyo dapat menjadi contoh desa tangguh dan mandiri yang mampu mewujudkan lingkungan yang Bersinar, Bersih dari Narkoba, serta memiliki kemandirian ekonomi melalui inovasi pertanian hidroponik,” pungkas dia. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda