BNNK OKI Kawal Ketat Program Pendidik Sebaya Anti Narkotika, Empat Fasilitator SMPN 3 Kayuagung Tampil Perdana

11

OGAN KOMERING ILIR, BERITAANDA – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Ogan Komering Ilir (OKI) terus memperkuat upaya perlindungan generasi muda dari ancaman bahaya narkotika. Melalui program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), BNNK OKI melaksanakan kegiatan pemantauan dan pendampingan implementasi pendidik sebaya anti narkotika di SMP Negeri 3 Kayuagung, Senin (19/10/2026).

Kegiatan yang bersumber dari DIPA-066.01.2.403709/2026 tahun anggaran 2026 ini merupakan tindak lanjut konkret dari program pelatihan pendidik sebaya anti narkotika yang sebelumnya telah dilaksanakan di sekolah tersebut.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini, dipimpin langsung oleh Ketua Tim Pencegahan BNNK OKI Masrohaya L Gaol SKM M.Kes bersama tim yang terdiri atas Penata Layanan Operasional Yessy Tri Anggraini SH dan Staf Mario Septiawan S.P.

Kehadiran tim BNNK OKI disambut antusias oleh pihak sekolah, para guru pendamping, serta siswa yang telah dikader sebagai fasilitator pendidik sebaya.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pemantauan, tetapi juga mencakup observasi dan evaluasi mendalam terhadap implementasi rencana aksi P4GN yang telah disusun oleh para fasilitator bersama guru pendamping.

Puncak kegiatan ditandai dengan sesi pemaparan oleh empat fasilitator pendidik sebaya anti narkotika dari SMP Negeri 3 Kayuagung. Secara bergantian, keempat pelajar terpilih tersebut memaparkan materi, metode penyampaian, serta hasil dan pengalaman yang mereka peroleh selama mengikuti pelatihan intensif dari BNNK OKI.

Mereka menunjukkan kemampuan komunikasi yang baik dalam menyampaikan pesan tentang bahaya narkoba menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh teman sebaya. Metode pendidik sebaya atau peer educator ini dinilai efektif karena memungkinkan komunikasi berlangsung lebih cair dan terbuka, tanpa adanya jarak antara penyampai dan penerima pesan.

Kepala BNNK OKI, AKBP Irfan Arsanto S.Sos melalui Ketua Tim Pencegahan BNNK OKI Masrohaya L Gaol SKM M.Kes menjelaskan, bahwa tujuan utama pemantauan ini adalah memastikan program tidak berhenti sebatas pelatihan di atas kertas, tetapi benar-benar diterapkan dan berjalan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah.

“Kami ingin memastikan bahwa adik-adik fasilitator ini mampu menjalankan perannya secara aktif dan berkelanjutan. Mereka adalah duta-duta anti narkoba di sekolahnya. Dengan dukungan penuh dari guru pendamping, kami berharap program ini dapat berjalan optimal dan menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain di OKI,” ujar Masrohaya.

Ia menambahkan bahwa pendekatan pendidik sebaya merupakan strategi P4GN yang sangat penting di kalangan remaja. Pada usia SMP, pengaruh teman sebaya sangat dominan. Oleh karena itu, apabila pengaruh tersebut diarahkan pada hal-hal positif, seperti edukasi anti narkotika, lingkungan sekolah yang bersih dari narkoba dapat terwujud.

“Melalui kegiatan pemantauan dan pendampingan yang berkelanjutan ini, BNNK OKI berharap dapat mencetak generasi pelajar yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki ketahanan diri yang kuat dan berani berkata tidak terhadap narkoba,” tandasnya.

Langkah ini, tambah dia, menjadi bagian dari komitmen besar BNNK OKI dalam mewujudkan visi Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba) dan Sumsel Bersinar, yang dimulai dari lingkungan pendidikan, khususnya Sekolah Menengah Pertama (SMP). (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda