Hadiri Raker Sekda se-Sumut, Parulian Didapuk Jadi Narasumber

510

TAPSEL-SUMUT, BERITAANDA – Sekretaris Daerah (Sekda) Tapanuli Selatan (Tapsel), Parulian Nasution mengharapkan, rapat kerja (raker) sekda se-Sumatera Utara (Sumut) tahun 2019 menjadi forum berbagi informasi dalam mewujudkan program pembangunan di daerah masing-masing.

“Selain ajang silaturahmi dan mencari solusi, raker ini juga sarana mencari, menggali, dan menambah pengetahuan serta pemahaman untuk meminimalisir kesalahan dalam menjalankan tugas,” tutur Parulian saat hadiri raker sekda se-Sumut, di Le Polonia Hotel, Jalan Sudirman Medan, Senin (14/10/2019).

Disamping apresiasi penyelenggaraan raker itu, Parulian menilai momentum ini bisa menjadi referensi dan refleksi bagi seluruh sekda dalam menguatkan berbagai program dan organisasi satuan kerja di daerah masing-masing. Agar, dipelaksanaan tupoksinya tidak ada terjadi tumpang tindih.

“Forum ini akan menjadi kesempatan baik bagi kita untuk membahas beragam permasalahan yang dihadapi masing-masing daerah,” kata Parulian Nasution yang dalam raker kali ini juga didapuk menjadi salah satu narasumber.

Beberapa poin yang ia sampaikan dalam pemaparannya diantaranya untuk saling mempererat persaudaraan antar sesama sekda dan pemda se-Sumut, konsolidasi program strategis untuk percepatan pembangunan di Sumut, serta sinkronisasi atas program yang efektif dan mampu menetapkan fokus prioritas program untuk penghematan anggaran.

“Mendorong percepatan pelaksanaan sistem pemerintahan berbasis elektronik juga termasuk di dalamnya. Karenanya, Sumut harus menjadi satu kesatuan yang utuh dan bulat, yang tidak dapat dipisahkan dalam menata organisasi pemerintahan yang kuat untuk menuju masyarakat Sumut yang sejahtera dan bermartabat,” paparnya.

Sejauh ini, kata Parulian, Pemkab Tapsel selalu berupaya meningkatkan perekonomian masyarakat melalui item program pembangunan lewat sistem aplikasi, seperti sistem e-planning, e-budgeting, e-PTSP dan pembenahan e-lapor. Juga dengan sistem pembayaran no cash go digital, sehingga bentuk kecurangan transparansi anggaran dapat ditekan sedemikian rupa.

Dan, seperti diketahui, Tapsel baru-baru ini telah menerima award dari Menteri Keuangan RI melalui Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kemenkeu Provsu, yang diserahkan langsung oleh Gubernur Sumut Edy Rahmayadi kepada Bupati Tapsel, sebagai penghargaan kemandirian fiskal dan penghargaan rekomendasi BPK RI terbaik Sumut.

“Penghargaan tersebut merupakan perwujudan otonomi daerah terhadap kabupaten/kota maupun provinsi yang dinilai berhasil dalam merealisasikan pendapatan asli daerah (PAD)-nya, sesuai potensi yang ada, dari waktu ke waktu terus mengalami peningkatan,” tutur Sekda Parulian.

Pemkab Tapsel sukses mengkorelasikan antara disiplin dan kinerja melalui penggunaan absensi face print, bukan lagi finger print. Hal ini berdampak pada kehadiran dan ketidakhadiran pegawai terhadap tunjangan kinerja daerah (TKD) yang berkeadilan. Para pimpinan OPD diwajibkan melaporkan kinerja setiap bulannya secara berjenjang.

Dalam mengedepankan pembangunan infrastruktur yang memadai, Pemkab Tapsel pun terus berbenah diri. Hal ini untuk menjaga kondusifitas investasi yang ada. Tak lupa, iklim politiknya juga diupayakan agar tetap aman kondusif. Kesemua itu, muaranya ke mewujudkan masyarakat Tapsel yang sehat, cerdas, dan sejahtera. (Anwar)

Bagaimana Menurut Anda