Bupati OI Sambang Desa ke Tanjung Batu, Ada Aroma Politis?

740
Bupati OI saat menyalurkan bantuan dari pihak Badan Amil Zakat Nasional kepada warga dalam kegiatan BBGR, Selasa (9/4/2019).

INDRALAYA-OI, BERITAANDA – Tak hanya tersirat adanya ajakan untuk mencoblos beberapa nama caleg di pemilihan legislatif nanti saat Bupati Ogan Ilir (OI) HM. Ilyas Panji Alam menyampaikan kata sambutannya di acara sambang desa, berkaitan dalam gelaran Bulan Bhakti Gotong Royong (BBGR) yang diadakan di Desa Tanjung Atap Kecamatan Tanjung Batu, Selasa (9/4/2019).

Pantauan BERITAANDA di lapangan, acara yang diproyeksikan sebagai sarana silaturahmi Bupati OI kepada warga, guna serap aspirasi atau usulan dari kecamatan yang dikunjungi, tampak sudah diseting sedemikian rupa.

Moderator acara dari pihak Humas Protokol Pemda OI dalam sesi kuis berhadiah yang kerap digelar dipenghujung kegiatan dengan memberikan beberapa pertanyaan kepada warga, tak terkecuali di sambang desa kali ini.

Adapun pertanyaan yang dilontarkan yakni, berapa banyak jenis surat yang akan dicoblos pada 17 April mendatang. Dan siapa yang menjawab benar akan mendapat hadiah menarik, seperti kompor gas atau handphone.

Ada beberapa warga yang menjawab dengan beragam pengetahuan mereka, dan anehnya jawaban warga khususnya dari salah satu anggota karang taruna setempat, terkesan sudah diarahkan untuk  menjawab nama-nama capres dan caleg dari partai yang berkuasa saat ini.

“Pertama mencoblos presiden dan wakil presiden, saya akan coblos Bapak Jokowi. Kedua calon DPR RI, disini saya akan mencoblos tentunya paduka Gunhar. Ketiga DPD RI tak lain ada Bendahara Karang Taruna Ogan Ilir yakni Mbak Jialyka Maharani. Keempat, mencoblos caleg provinsi, ada Ibu Meli Mustika. Dan kelima, caleg DPRD Kabupaten Ogan Ilir dapil 5, dalam hal ini ada warga kami bernama Iswadi,” ucap salah satu anggota karang taruna itu.

Sementara, Yusnar selaku Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan Tanjung Batu dimintai tanggapan perihal ini via telepon menjelaskan, kebetulan dirinya tidak menghadiri kegiatan sambang desa tersebut, mengingat pada saat itu mereka sedang menggelar kegiatan bimtek. Namun ada beberapa pihaknya yang berada di lokasi.

“Saya belum mendapat laporan, Insya Allah besok (hari ini) kalau memang ada temuan kita akan tindak lanjuti,” terangnya, Selasa (9/4/2019) malam.

Diketahui kegiatan sambang desa yang digelar dengan sebagian besar bersumber dari dana ADD dan juga hasil patungan dari desa-desa dalam kecamatan yang dikunjungi, informasi yang didapat satu desa berkontribusi sebanyak Rp2 juta. Adapun Kecamatan Tanjung Batu berjumlah 19 desa dan 2 kelurahan (Adie)

Bagaimana Menurut Anda