Besuk Wartawan Syarifuddin, Walikota Sidimpuan: Beliau Senior Saya

516
Walikota Sidimpuan Irsan Efendi Nasution bersama Kabapelitbang Jusar Nasution dan Kabag Humas Nurcahyo Budi Susetyo, saat menjenguk wartawan senior, Syarifuddin Nasution.

PADANGSIDIMPUAN-SUMUT, BERITAANDA – Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution langsung menangis dan memeluk erat Syarifuddin Nasution yang duduk di kursi roda karena terkena stroke ringan untuk kedua kalinya.

Pemandangan mengharukan itu terlihat pada Kamis (7/11/2019), ketika walikota membesuk wartawan senior salah satu media cetak tersebut, di Jalan Rajawali Komplek Perumahan Sopo Indah, Desa Sigulang, Kecamatan Sidimpuan Tenggara, Kota Padangsidimpuan.

Secara khusus, walikota menyempatkan diri datang menjenguk ditemani Kepala Bapelitbang Mhd. Jusar Nasution, serta Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Padangsidimpuan. Karena, sejak medio tahun 1980-an, mereka bersahabat dan sudah seperti saudara kandung.

“Udak (paman) ini ayah sekaligus guru saya di lapangan. Beliau termasuk yang berperan menjadikan saya sebagai wartawan. Kenal beliau sejak saya masih loper koran di usia kelas dua SMP. Kelas dua SMA, saya sudah wartawan. Saat naik kelas tiga, bersama Udak mendaftar masuk PWI,” kenang Irsan.

Selain sebagai anak, tutur walikota, kehadirannya ini juga sebagai murid sekaligus junior yang datang membesuk guru sekaligus senior. Banyak lika-liku kehidupan yang mereka lalui bersama. Tidak hanya di dunia kewartawanan, tetapi juga di bidang kehidupan lainnya.

“Cepat sehat Udak ya. Terus berobat dan tenangkan pikiran. Paling penting lagi, Udak tetap ingat dan berserah diri kepada Allah. Ibadah terus ditingkatkan,” pesan Irsan kepada Syarifuddin yang sudah berusia 69 tahun.

Senada, Kepala Bapelitbang Jusar Nasution mengemukakan, sudah kenal dan bersahabat dengan Syarifuddin semenjak ia kuliah tahun 1980-an di Sidimpuan. Saat menjadi Ketua KNPI Tapanuli Selatan, kata dia, Syarifudin cukup banyak membantu dirinya.

“Menuntaskan banyak persoalan, saya dan pak wali sering berkonsultasi dengan Bang Syarifuddin. Beliau wartawan profesional dan senior kami di lapangan,” ke muka Jusar.

Pertemuan tiga sahabat ini diwarnai kilas balik kehidupan bersama sejak tahun 1980-an. Seperti cerita saban hari berkumpul dan membahas kondisi terkini di lantai dua Pasar Bertingkat atau Pasar Sangkumpal Bonang dan Plaza ATC yang sekarang.

Syarifuddin Nasution, wartawan koran harian sejak 1979 dengan wilayah tugas Tapanuli Selatan atau Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) yang sekarang. Telah banyak saudara, sahabat dan kenalan yang dididiknya hingga menjadi wartawan profesional.

Belasan tahun menjabat sebagai kepala perwakilan salah satu media cetak yang wilayahnya meliputi kabupaten dan kota se-Tabagsel, Tapanuli dan Nias. Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tabagsel dua periode.

Sekitar tahun 2006, Syarifuddin mengalami stroke ringan yang pertama. Sejak itu aktivitas jurnalistik sudah berkurang, dan membuat berita hanya beberapa kali sebulan. Tahun 2019 ini, kembali mengalami stroke yang kedua kalinya. (Anwar)

Bagaimana Menurut Anda