Akan Berhentikan Perangkat Desa, Diduga Kades Koto Tengah Tidak Tahu UU

895
Kades Koto Tengah Bahder Johan.

KERINCI-JAMBI, BERITAANDA – Terkait polemik yang bergejolak di masyarakat Desa Koto Tengah Kecamatan Siulak Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi, Kepala Desa (Kades) Bahder Johan tetap akan memberhentikan perangkat desa yang lama, dengan dalih tidak bekerja dengan benar.

Kades Koto Tengah Bahder Johan mengungkapkan, ia bersikeras akan memberhentikan perangkat desa tersebut.

“Jika tidak dapat diselesaikan di kecamatan, saya akan membawa kasus ini ke pemdes, bahkan ke pengadilan sekalipun,” ungkap Bahder Johan kepada Ketua LSM Tipikor Boy Bunyamin beberapa hari yang lalu.

Dikatakan Boy Bunyamin yang kemudian menjelaskan perihal itu ke BERITAANDA, bahwa Bahder Johan diduga tidak tahu UU. Karena seenaknya akan memberhentikan perangkat desa yang telah lulus mengikuti seleksi tes di pemdes.

Terpisah, Camat Siulak Sutarman pun anggkat bicara. “Dia (kades) pernah meminta persetujuan dari kami (kecamatan) untuk memberhentikan perangkat desa, ya jelas kami tolak karena tidak sesuai prosedur,” jelas dia.

“Dalam hal ini kami pernah layangkan surat teguran, tapi kadesnya tidak memahami isi surat tersebut,” ucap camat. (Tomi)

Bagaimana Menurut Anda