Warga Curiga Truk Angkutan Semen Diduga Isinya Batubara

0

MUARA ENIM, BERITAANDA – Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dengan tegas tidak mengizinkan angkutan batubara melintas di jalan negara. Hal ini diberlakukan sejak tanggal 8 November 2018 melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Sumsel No 74 Tahun 2018 tentang pencabutan Pergub Nomor 23 Tahun 2012 tentang tata cara pengangkutan batubara melalui jalan umum.

Namun beberapa hari terakhir, sering terlihat truk fuso melintas di jalan Muara Enim-Palembang yang dicurigai masyarakat berisi muatan batubara. Tak ingin kecolongan, Polres Muara Enim pun langsung memerintahkan jajarannya untuk melakukan razia terhadap angkutan tersebut.

“Saya sudah sampaikan ke jajaran Lantas dan Polsek yang ada di sepanjang jalur, kalau menemukan angkutan batubara melintas arah Palembang akan ditindak tegas. Dan info yang kita dapat dari Polsek Gunung Megang, truk yang dicurigai masyarakat tersebut bermuatan semen,” kata Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono melalui Kabag Ops Kompol Irwan Andeta didampingi Kasatlantas AKP Budi H Sutrisno dan Kapolsek Gunung Megang AKP Feryanto, Sabtu (1/12/2018).

Dikatakan Irwan, banyaknya angkutan semen tersebut akibat adanya pengalihan arus angkutan semen dari Batutaja menuju Palembang melintas Muara Enim, karena jalan lingkar Baturaja rusak berat.

Irwan mengakui jika angkutan semen itu menimbulkan keresahan di tengah masyarakat yang curiga angkutan tersebut bermuatan batubara. Namun setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas secara rutin angkutan tersebut bermuatan semen.

“Polres Muara Enim mendukung kebijakan pemerintah terhadap penertiban angkutan batubara dengan cara meningkatkan patroli dan razia di jalan, baik di dalam Kota Muara Enim maupun di sepanjang jalan mengarah ke Palembang,” ujar Irwan.

Kasatlantas Muara Enim AKP Budi H Sutrsino menambahkan, pihaknya siap menindak tegas jika memang ada truk batubara yang mengangkangi kebijakan Pemrpov Sumsel.

“Kalau memang ada informasi seperti itu, berikan informasi kepada kami jam berapa dan kapan agar bisa kami tindak. Bila perlu nanti kita sama-sama untuk melakukan pengecekan,” tukasnya.

Sementara itu, Kapolsek Gunung Megang AKP Feryanto mengatakan, pihaknya setiap hari melakukan pemeriksaan terhadap truk-truk yang diduga dan diberitakan di medsos membawa muatan batubara.

“Setelah kita periksa hasilnya adalah semen, ada semen yang sudah dikemas seperti yang dijual di toko bangunan, ada juga yang tidak dikemas atau semen curah,” pungkasnya. (Angga)

Bagaimana Menurut Anda