SURABAYA, BERITAANDA – Wadan Kormar Brigjen TNI (Mar) Suherlan mewakili Dankormar Mayjen TNI (Mar) Nur Alamsyah memimpin apel gelar latihan gabungan bersama (latgabma) Super Garuda Shield 2023 di lapangan apel Mako Menkav 2 Mar Kesatrian Marinir Soepratono Semarung Ujung Surabaya, Senin (28/8/2023).
Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personel dan material yang akan dilibatkan dalam latgabma Super Garuda Shield 2023, yakinkan personel yang diikutkan dalam keadaan sehat dan material yang digunakan dalam kondisi siap agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Apel gelar diikuti Komandan Pasmar 2 Brigjen TNI (Mar) Y. Rudy Sulistyanto, Wadan Pasmar 2 Kolonel Marinir Ahmad Fajar, Asops Dankormar Kolonel Marinir Nanang Saefulloh, Aslog Dankormar Kolonel Marinir Tri Subandiyana, para Asisten Dan pasmar 2 dan para Dan kolak/Satlak Pasmar 2.
Latgabma Super Garuda Shield 2023 merupakan latihan gabungan bersama tahunan antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Komando Indo-Pasifik AS (INDOPACOM) beserta negara-negara lain seperti Inggris, Singapura, Jepang, Australia, Selandia Baru, Kanada, Papua New Guinea, Perancis, Brunei Darussalam, Jerman, Filipina, Korea Selatan dan Timur Leste.
Hal tersebut dikatakan Wadan Kormar saat menyampaikan amanat Dankormar.
“Diharapkan Latgabma ini dapat memberikan manfaat kepada peserta latihan dan sebagai bentuk pertanggungjawaban peran aktif Negara Indonesia untuk memperkuat hubungan antar negara sahabat di kawasan. Latgabma Super Garuda Shield 2023 diawali dengan Concept Development Conference (CDC) ditindaklanjuti dengan proses perencanaan, pelaksanaan dan pengakhiran dalam rangka merumuskan tujuan latihan serta konsep manuver,” terang Wadankormar.
“Sedangkan tujuan latihan yang akan dilaksanakan yaitu meningkatkan interoperabilitas TNI dengan US Indopacom dalam hal peningkatan kapasitas untuk merencanakan operasi gabungan bersama serta meningkatkan kerja sama multilateral hubungan militer yang positif,” ujarnya.
Latihan akan dilaksanakan selama 14 hari dimulai 31 Agustus sampai dengan 13 September 2023 di daerah latihan Asembagus Situbondo dengan materi latihan antara lain Staff Exercise, Amphibious Operation, Combine Live Fire Exercise (Calfex), Encap, Medcap, dan Jungle Training sehingga laksanakan dengan sebaik-baiknya dan tentunya sesuai dengan prosedur.
“Jalin komunikasi tidak hanya pada unsur perwira, namun Bintara dan Tamtama juga bisa saling berkomunikasi satu sama lain karena memang ajang latihan gabungan bersama ini selain untuk meningkatkan kemampuan, juga sebagai ajang komunikasi hubungan antar negara internasional yang dapat menunjukkan citra nama baik Korps Marinir TNI Angkatan Laut di mata internasional,” tambah dia.
Diakhiri amanatnya, Dankormar menyampaikan beberapa perhatian yang harus dilaksanakan oleh seluruh peserta latihan antara lain sebagai berikut, jaga keimanan dan ketakwaan kalian kepada Tuhan Yang Maha Esa, laksanakan kegiatan latihan ini dengan penuh rasa tanggung jawab.
“Apa yang menjadi evaluasi pada latihan-latihan sebelumnya agar menjadikan pedoman dalam pelaksanaan latihan ini. Laksanakan prosedur keamanan terhadap personel dan material untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan serta laksanakan latihan dengan penuh semangat dan ciptakan suasana kegembiraan,” pungkasnya. (Katharina)