TP PKK Tapsel Laksanakan LP3. PKK

90

TAPSEL-SUMUT, BERITAANDA РKetua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) Syaufia Lina Syahrul M. Pasaribu menjadi narasumber dalam Latihan Pengolahan Program dan Penyuluhan dan Kesejahteraan Keluarga (LP3. PKK) tingkat desa se-Kecamatan Angkola Barat, di aula Sarasi II kantor Bupati Tapsel, Selasa (17/9/2019).

Syaufia menjelaskan ada 10 program PKK di tahun 2019 yang bisa direncanakan untuk tahun 2020.

“Untuk semua yang belum mengambil peran dengan baik agar secepatnya bangkit, serta lihat rakyat kita dan datangi satu persatu agar terlihat tanggung jawab moral sebagai ketua PKK di desa,” katanya.

Ia juga menjelaskan setiap pengurus PKK merupakan orang-orang hebat. Yang perlu dirangkul oleh Ketua PKK desa masing-masing.

“Kita tidak bisa kerja sendiri, tetapi kita semua ada tim masing-masing, gunakan dengan baik. Sebagai pemimpin sudah sepantasnya kita yang melayani bukan malah sebaliknya,” ungkap Syaufia.

Ia kembali menyampaikan banyak terima kasih kepada seluruh kepala desa yang sudah memberikan perhatian dengan menggunakan dana desa, untuk meningkatkan kapasitas perempuan di setiap desa tersebut.

“Semoga kedepan dinas yang lain bisa ambil serta dalam kegiatan PKK, dengan demikian kegiatan tersebut bisa berjalan dengan lancar,” pungkasnya.

Bupati Tapsel H Syahrul M Pasaribu yang diwakili Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa M. Yusuf menyebut, kegiatan seperti ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan peran serta PKK dalam melaksanakan kegiatan pembangunan.

“Mari kita semua menyusun ataupun melaksanakan program-program pemberdayaan kesejahteraan keluarga di desa masing-masing. Dan, pada tahun anggaran 2020 setiap tim PKK desa sudah memiliki program kerja yang jelas tentang PKK di desanya,” katanya.

Yusuf juga menyampaikan, kedepan PKK bisa ambil peran yang lebih dari apa yang sudah dilakukan selama ini. “Sehingga pencapaian visi misi bupati yang masyarakat sehat, cerdas dan sejahtera bisa kita laksanakan secara bersama-sama,” jelasnya.

Di akhir sambutanyan, Kadis PMD mengungkapkan kegiatan seperti ini bisa berkelanjutan sehingga kedepan ada penguatan di setiap PKK yang ada di desa.

“Kedepannya juga PKK harus mampu memahami dengan semua kegiatan, sehingga dengan adanya pelatihan LP3. PKK ini para ibu-ibu anggota PKK nantinya bisa menjadi penyuluh pemberdayaan kesejahteraan keluarga,” pungkasnya.

Camat Angkola Barat juga menyampaikan bahwa acuan dari pelaksanaan ini berdasarkan UU Nomor 6 Tahun 2014. Dengan lahirkan UU tersebut sagat membatu.

“Karena isi dalam UU tersebut menyampaikan bahwa kewenangan dan pendanaannya dilimpahkan oleh pemerintah pusat kepada desa. Sehingga desa yang inovatif dalam segi percepatan pembangunan di desanya,” kata dia.

Camat juga mengungkapkan keberhasilan dari pelatihan ini ialah bagaimana ibu-ibu di desa bisa dengan baik melaksanakan penyuluhan dengan baik. “Dengan demikian, tahun ini kita bisa menghadirkan setiap desa 15 orang dan kita harus lebih meningkatkan kebersamaan sehingga kedepan desa kita semakin kuat,” imbuhnya.

Turut hadir Ketua MUI Kecamatan Angkola Barat, Ketua TP PKK Kecamatan Angkola Barat, TP PKK Desa se-Kecamatan Angkola Barat dan para pendamping desa. (Anwar)

Bagaimana Menurut Anda