Tim Gabungan Razia Pekerja Asing yang Berada di Kawasan PT OKI Pulp

1065

KAYUAGUNG-OKI, BERITAANDA – Dalam rangka pendataan pekerja asing di Kecamatan Air Sugihan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Provinsi Sumatera Selatan, terkhusus yang berada di kawasan PT OKI Pulp and Paper Mills, dilakukan operasi gabungan ke perusahaan tersebut, Kamis (19/9/2019).

Sebelum berangkat menuju kawasan pabrik kertas terbesar di Asia Tenggara ini, tim gabungan yang terdiri dari pihak Kodim 0402, Polres OKI, Kesbangpol, Disdukcapil, Disnakertrans, BNNK OKI terlebih dahulu berkumpul di kantor Imigrasi Palembang di Jalan Pangeran Ratu Nomor 1 Jakabaring.

Adapun 19 orang tergabung dalam tim gabungan operasi pendataan pekerja asing ini antara lain Kepala Imigrasi Palembang Hasrullah, S.Sos, Kasi Inteldak Imigrasi Raja Ulul Azmi, Kasubsi Intelijen Imigrasi Saiful Mirza, beserta 8 orang timnya. Kemudian ada Pasi Intel Kodim 0402/OKI Kapten Inf. Alex Hendra dan 1 orang anggotanya, Serma Selamet Riadi.

Selanjutnya, Lukisman dari Kesbangpol OKI, Kanit Sosbod Intelkam IPDA Dwi Rudin beserta Bripol Sugiarto dari Polres OKI, Kasitratib Kantor Kecamatan Air Sugihan Ahmad Junaidi, Freddy Madonna dari Disdukcapil OKI, Asnawi dari Disnakertrans OKI, Verliansyah Pramata dari BNNK OKI, juga Pelda Rifki dari TNI.

Saat berada di kantornya, Kepala Imigrasi Palembang Hasrullah menyampaikan, untuk mengawasi aktivitas tenaga kerja asing (TKA) dan menegakkan UU Keimigrasian, maka kita akan melakukan pemeriksaan dokumen keimigrasian dan surat izin mempekerjakan tenaga asing (IMTA).

“Jika dalam pemeriksaan nanti ditemukan TKA yang tidak sesuai dengan IMTA atau menyalahgunakan izin kunjungan atau izin tinggal untuk bekerja, maka akan ditindak tegas dan segera dipulangkan ke negara asalnya,” tegas Hasrullah.

Data dari Disdukcapil OKI, didapat rekap warga negara asing (WNA) yang terdaftar di SIAK Disdukcapil OKI 2018 antara lain, di Kecamatan Air Sugihan ada sebanyak 104 WNA yang tersebar sebanyak 91 orang di Desa Sungai Batang dan 13 orang berada di Desa Bukit Batu. Sedangkan di Desa Tugu Agung Kecamatan Lempuing ada 1 WNA.

Usai menggelar rapat singkat, kemudian pada pukul 08.10 Wib, tim gabungan tersebut berangkat menuju PT OKI Pulp and Paper yang berada di Dusun Sungai Baung Desa Bukit Batu Kecamatan Air Sugihan.

Rombongan tiba disana sekira pukul 10.00 Wib, dan diterima oleh Manager HRD PT OKI Pulp, Eka Putra, beserta stafnya. Lalu diajak ke ruang makan Pagi Sore yang ada disana.

Pada kesempatan itu, Kasi Inteldak Imigrasi Palembang Raja Ulul Azmi, meminta data TKA yang ada di list supplier PT OKI Pulp serta mengecek 2 orang WNA yang ada di ruang makan, Zhou Yu dan Liu Bingyu asal negara China, bekerja di bagian mekanik list supplier PT OKI Pulp and Paper Mills.

Setelah di cek, mereka mempunyai paspor tenga kerja, tetapi belum memiliki kitas (keterangan ijin tinggal sementara) yang dikeluarkan oleh Disdukcapil OKI.

Penjelasan Manager HRD, Eka Putra, kedua orang WNA tersebut merupakan tenaga mekanik yang dipanggil dari China hanya untuk sementara waktu. Apabila perbaikan mesin yang rusak selesai, akan langsung dipulangkan ke negara asalnya.

Pada 12.30 Wib, selanjutnya rombongan dibagi menjadi dua. Tim satu dipimpin oleh Kasi Inteldak Imigrasi Palembang Raja Ulul Azmi mengecek administrasi TKA yang berada di pabrik OKI Pulp. Dan tim dua yang dipimpin oleh Kasubsi Intelijen Kantor Imigrasi Kelas 1 Palembang Saiful Mirza mengecek perumahan TKA dan office PT OKI Pulp.

Menurut Pasintel Kodim 0402/OKI Kapten Inf. Alex Hendra didampingi Serma Selamet Riadi, secara keseluruhan hasil pengecekan di lapangan maupun di PT OKI Pulp, didapat hasil berupa office PT OKI Pulp sebanyak 87 orang TKA, terdiri 86 laki – laki dan 1 orang perempuan.

“Rinciannya, 35 orang berasal dari negara India, 28 orang China, 12 orang Malaysia, 11 orang Taiwan dan 1 orang dari Kanada. Semuanya mempunyai paspor tenaga kerja serta memiliki kitas yang dikeluarkan oleh Disdukcapil OKI,” ungkap dia.

Namun ada 2 orang yaitu Edayadil Jimmy Yosep dari India dan Tseng Ming Tsai dari Taiwan belum mempunyai kitas. Kata dia lagi, namun administrasi lainnya lengkap, dikarenakan TKA baru di PT OKI Pulp, sehingga untuk kitas masih diproses.

“Untuk project tissue PT OKI Pulp ada 13 orang TKA laki – laki, berasal dari negara India 5 orang, Malaysia 5 orang, dan Taiwan 3 orang. Semuanya mempunyai administrasi paspor dan kitas lengkap,” jelas dia.

Kemudian di list supplier PT OKI Pulp, masih kata dia, terdapat 8 orang TKA laki – laki, 7 orang dari China dan 1 Brazil. Semua mempunyai administrasi paspor dan kitas lengkap, hanya 2 orang yang tidak mempunyai kitas yang ditanyakan di ruang makan Pagi Sore PT OKI Pulp sebelumnya.

“Di list supplier project tissue ada 3 orang TKA laki –  laki, Tapio Edvard J dari Finlandia, Lyu Mingxing dari China dan Cheng Heng Hong dari Malaysia. Semua punyai paspor dan kitas lengkap. Jadi total semua TKA di PT OKI Pulp ada 111 orang, terdiri 110 laki – laki dan 1 orang perempuan yang rata – rata mempunyai administrasi paspor dan kitas lengkap,” pungkas dia.

Setelah selesai melakukan pendataan orang asing di PT OKI Pulp and Paper Mills, pada
pukul 14.00 Wib, tim operasi gabungan bertolak kembali dan tiba di Pelabuhan BKB Palembang sekira pukul 16.00 Wib. (Iwan)

Bagaimana Menurut Anda