Ternyata Ini Akar Permasalahan Keributan Antara Karyawan Geprek Bensu Vs Ojol

0

BANDAR LAMPUNG, BERITAANDA – Terkait peristiwa keributan yang terjadi di Resto Geprek Bensu antara karyawannya yang bernama Alvin dengan driver ojol (ojek online) Lutfi beberapa hari lalu, Novia Ramalina selaku salah satu owner menggelar jumpa pers, Minggu (12/8/2018), di Resto Geprek Bensu, Pasar Koga, Kedaton, Kota Bandar Lampung.

Novia menyampaikan bahwa pemberitaan yang muncul, sebab peristiwa tersebut tidak seheboh yang diviralkan. “Dengan kata lain tidak sesuai dengan kejadian sesungguhnya, seolah – olah direkayasa oleh pihak lain,” terangnya.

Ini merupakan kasus pribadi, dan sudah ada laporan ke polisi, baik dari pihak Alvin maupun Lutfi.

“Kesalah pahaman yang timbul hingga terjadinya pertikaian antara kedua belah pihak tersebut kini telah dilakukan perdamaian dengan disaksikan oleh perwakilan Kelurahan Sidodadi Kedaton dan Kepala Lingkungan, Sabtu (11/8/2018) pukul 5 sore,” jelasnya.

Novia mengungkapkan pula bahwa berkas laporan keduanya telah diproses di Polresta Bandar Lampung dan telah dicabut.

Dirinya juga mengatakan rasa terimakasih kepada semua pihak dan keluarga, kita berharap kejadian ini akan menjadikan lebih eratnya tali persaudaraan. “Mulai besok, Resto Geprek Bensu akan beroperasional kembali,” jelas Novia.

Saat ini, kata dia, kami juga mengundang perwakilan dari Driver Go-Jek dan keluarga kedua belah pihak, karena kami dan keluarga kedua belah pihak tentu tidak menginginkan ini semua.

“Jadi ini murni hanya salah paham pegawai kami dengan driver gojek (oknum) yang mengakibatkan perkelahian. Selaku owner, kami telah memberikan penjelasan bagi karyawan untuk bekerja sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan ramah dalam pelayanan. Semua apa yang dilakukan karyawan saya akan kita berikan sanksi tegas, dengan memberhentikan dia sebagai pegawai Resto Geprek Bensu,” paparnya.

Sedangkan Reyhan yang mewakili keluarga Lutfi membenarkan adanya perdamaian antara Lutfi dengan Alvin. Untuk itulah kedepannya keduanya bisa menjalani hubungan lebih baik lagi.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Ricky perwakilan Gabungan Admid Selter Pengemudi Ojek Online Lampung (Gaspool) yang meminta maaf atas terjadinya peristiwa tersebut.

“Seharusnya teman-teman tidak langsung main hakim sendiri, baiknya ditanya dulu permasalahan yang terjadi, karena tersulutnya jelas dari orang-orang yang tidak mengetahui permasalahannya. Terkait kejadian tersebut, atas nama ojol Lampung kami mohon maaf, kejadian ini sepatutnya tidak ada,” kata dia.

Untuk diketahui, peristiwa itu bermula adanya saling pandang memandang mata antara Lutfi dan Alvin. Alvin tidak terima adanya hubungan Lutfi dengan Kharisma, salah satu pegawai di Geprek Bensu yang diduga masalah pribadi. Sehingga terjadilah perkelahian yang mengakibatkan Lutfi harus dirawat intensif di RSUD Abdul Moeloek, Bandar Lampung lantaran mengalami luka akibat pengeroyokan. (Katrine)

Bagaimana Menurut Anda