Terkait Dugaan Kecurangan Pilkades, Panitia dan Camat Air Hangat Timur Dipolisikan

2102
Erizal saat melapor ke Polres Kerinci.

KERINCI-JAMBI, BERITAANDA – Panitia pemilihan kepala desa (pilkades) Taman Jernih Sungai Tutung dan Camat Air Hangat Timur (AHT) Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi dilaporkan oleh Hengki Dinata yang merupakan calon kades nomor urut 1, Uci Gustian (nomor urut 2) dan Erizal (nomor urut 3) ke Polres Kerinci, Jumat (10/1/2020) lalu.

Calon kades nomor urut 3, Erizal mengatakan, panitia telah melakukan penundaan waktu pada saat proses pemungutan suara tanpa kesepakatan dan persetujuan dari pasangan nomor urut 1, 2 dan 3.

“Panitia melakukan musyawarah tersebut (ditunda -red) justru dilakukan di dalam mushala SMPN 19 Kerinci, bukan di dalam area TPS, dengan cara diam-diam melakukan perundingan konspirasi bersama Camat Air Hangat Timur, Pjs Kades Taman Jernih dan BPD, lagi-lagi tanpa disetujui oleh calon nomor urut 1, 2 dan 3,” ujar Erizal.

Dijelaskan Erizal, panitia membuka dan melaksanakan pemungutan suara sampai pukul 16.30 Wib. Padahal diundangan tertulis hingga pukul 14.00 Wib. Serta memperbolehkan pemilih menggunakan KTP dan surat keterangan (suket) bagi yang tidak terdaftar di dalam daftar pemilih tetap (DPT), tanpa disetujui calon nomor urut 1, 2 dan 3.

“Kami menduga pemilih yang mengunakan KTP dan suket ini untuk kepentingan penambahan suara calon nomor urut 4,” kata Erizal.

Dikatakan Erizal lagi, seperti yang dilakukan Yulistiawati warga asli Desa Sungai Tutung yang ikut memilh di Desa Taman Jernih. Begitu juga dengan Ronal Siswanto dan Sunaldi, yang sudah 6 tahun tingal di Sungai Tutung diperbolehkan panitia memilih di Desa Taman Jernih.

“Masa iya, mereka yang sudah menikah enam tahun dan tinggal di Sungai Tutung ikut milih di Taman Jernih, peraturan dari mana itu,” tegas Erizal.

Terkait masalah ini, dirinya dan calon Kades Taman Jernih lainnya sudah melapor ke Polres Kerinci untuk ditindaklanjuti.

“Ya, sudah kita laporkan ke Polres Kerinci. Kami berharap pihak berwajib untuk serius mengusut permasalahan ini, dan untuk memanggil pelapor dan terlapor untuk diminta keterangannya,” pinta Erizal dan calon kades lainnya. (Tomi)

Bagaimana Menurut Anda